Powered by Blogger.

Friday, May 24, 2013

Binatang Darat Apakah Yang Paling Kuat?

0 comments

Begitu banyak binatang di darat, namun ada binatang darat yang paling kuat.

Binatang Darat Apakah Yang Paling Kuat?


Binatang ini ber badan besar. Dia mampu memegang dan memukul dengan belalainya. Kalau terinjak kakinya yang besar itu siapapun pasti tak berdaya.
Dia adalah GAJAH yang merupakan binatang darat yang paling kuat.


 


 


Perbandingan kekuatan binatang-binatang darat mulai dari yang paling kuat :
1. Gajah
2. Badak
3. Harimau
4. Singa
5. Beruang



Sumber: Ibu Anak Banget

Oleh: Perlengkapan Bayi Blessing

Kenapa Tikus Suka Menggigit Benda?

0 comments

Banyak hal yang dapat kita ceritakan kepada anak-anak. Baik itu dongeng maupun pengetahuan. Kiranya artikel ini dapat membantu untuk menambah referensi bunda bercerita kepada si kecil yaa..




Kenapa Tikus Suka Menggigit Benda ?


Pada dasarnya tikus bisa menggigit semua barang, hal ini disebabkan karena gigi seri tikus bisa tumbuh dengan cepat.


Jika gigi seri ini tidak diasah maka gigi itu akan tumbuh terus. Ihh serem ya membayangkan bagaimana gigi tikus yang panjang dan terus bertumbuh tanpa henti. Jika giginya terlalu panjang maka tikus akan sulit untuk menutup mulutnya. Jadi mereka menggigit benda bukan untuk dimakan tapi untuk mengasah gigi.


Sayangnya kebiasaan tikus itu sering membuat barang-barang kita menjadi rusak. Supaya barang-barangmu tidak digigit tikus maka simpanlah barangmu di tempatnya dengan rapi.



Sumber: Ibu Anak Banget

Oleh: Perlengkapan Bayi Blessing

Thursday, May 23, 2013

Kenapa Rambut Orangtua Putih?

0 comments

Banyak hal yang dapat kita ceritakan kepada anak-anak. Baik itu dongeng maupun pengetahuan. Kiranya artikel ini dapat membantu untuk menambah referensi bunda bercerita kepada si kecil yaa..



Kenapa Rambut Orangtua Berwarna Putih?


Saat masih berusia muda, rambut tumbuh terus. Rambut tumbuh dari sel rambut. Hormon warna hitam terus memproduksi rambut berwarna hitam.


Namun, setelah usia bertambah dan manusia mulai menjadi tua, banyak sel tubuhnya yang mulai berhenti beraktivitas, termasuk sel penumbuh rambut dan sel yang memproduksi hormon agar rambut berwarna hitam. Akibat berhentinya produksi hormon tersebut maka rambut berubah menjadi berwarna putih.


Kadang kala ada orangtua yang menyemir rambutnya dengan semir rambut hitam agar rambutnya kembali berwarna hitam. Kira-kira perlu tidak ya rambut putih disemir agar kembali menjadi berwarna hitam? :-)



Sumber: Ibu Anak Banget

Oleh: Perlengkapan Bayi Blessing

Anakku tak suka susu

0 comments

 


Sedih rasanya bila melihat si kecil sudah mulai bosan ataupun sudah tak suka minum susu lagi. Muncul kekhawatiran bahwa kebutuhan nutrisi nya tidak tercukupi. Namun setelah si kecil berusia diatas 1 tahun, susu bukanlah nutrisi utama baginya. Ia memerlukan gizi dari makanan sehat dan seimbang.


Apabila si kecil bosan dan sudah tidak menyulai susu tidaklah menjadi masalah. Susu dapat digantikan dengan sumber makanan lainnya. Potein, lemak, kalsium, vitamin dan mineral dapat digantikan dengan makanan yang kaya nutrisi seperti ikan, keju, es krim, yoghurt, tahu, sayur (bayam, brokoli) dan makanan yang diberi tambahan kalsium seperti cereal.


Bila anak berusia lebih dari 2 tahun sebaiknya diberi susu segar rendah lemak seperti susu UHT (Ultra High Temperature). Pilihlah yang tanpa rasa (tawar) karena kandungan nutrisinya lebih baik daripada yang mengandung perasa.



Sumber: Ibu Anak Banget

Oleh: Perlengkapan Bayi Blessing

Wednesday, May 22, 2013

Manfaat Tambahan Pil Kontrasepsi

0 comments

Salah satu alat kontrasepsi yang dipakai adalah pil. Adapun pil kontrasepsi yang kita konsumsi tersebut mempunyai beberapa manfaat tambahan diantaranya adalah :

1. Menjadikan haid lebih teratur.
2. Pada penggunaan pil kontrasepsi 5 tahun, dapat menurunkan terjadinya resiko miom
3. Menurunkan resiko terkena kista ovarium.
4. Menurunkan resiko tumor jinak payudara.
5. Menurunkan resiko kanker ovarium dan endometrium.
6. Menurunkan resiko terjadinya pendarahan yang banyak dan anemia kekurangan zat besi.
7. Menurunkan resiko terkena infeksi radang panggul.
8. Dapat membantu mengatasi gejala pra menstruasi pada beberapa pil kontrasepsi yang mengandung progestin drospirenon.
9. Dapat menjaga kepadatan tulang.
10. Pada beberapa jenis pil, dapat membantu mengatasi jerawat.
Didapat dari beberapa referensi




Sumber: Ibu Anak Banget

Oleh: Perlengkapan Bayi Blessing

Manfaat Latihan Bela Diri Untuk Anak

0 comments

 


Anak ikut berlatih bela diri? Tidak masalah. Justru anak akan mendapatkan banyak manfaat dari kegiatannya itu. Berikut manfaat berlatih bela diri bagi anak seperti yang dituturkan Ester Lianawati, Psi dari Fakultas Psikologi Universitas Kridawacana Jakarta:



1. Motorik lebih kuat.

Gerakan memukul, menendang, merunduk, melompat, menghindar, berputar, berlatih keseimbangan, dan lainnya kerap diterapkan saat berlatih bela diri. Belum lagi dengan gerakan-gerakan pemanasan atau gerakan untuk menguatkan otot-otot, seperti berlari, sit up, push up, berjalan jongkok, dan lainnya. Semua gerakan tersebut melatih motorik anak menjadi lebih kuat, cekatan, cepat dan tangkas.

2. Lebih bugar dan sehat.

Tubuh yang secara teratur diajak berolahraga secara otomatis akan meningkatkan kebugarannya, karena otot-otot terlatih untuk bergerak, tidak kaku, dan tidak mudah keseleo atau terkilir. Dengan begitu, sistem metabolisme tubuhpun bekerja lebih baik yang membuat daya tahan tubuh meningkat, sehingga anak tidak mudah sakit. Jadi, tubuhnya akan kembali sehat.


3. Melatih keberanian.
Anak harus menghadapi segala sesuatu dengan segenap kemampuannya, berani berkata jujur dan benar, bertindak benar, berani berinisiatif, berani menolong orang, berani mempertahankan haknya, dan sebagainya. Pasalnya berlatih beladiri bukan saja melatih jurus-jurus tetapi juga mentalnya. Sebelum atau setelah latihan, para pelatih biasanya mengajak siswanya berbincang mengenai apa yang harus siswa lakukan di luar tempat latihan, menotivasi mereka untuk berlaku benar sebagai wujud dari sikap ksatria.


4. Melepas energi negatif.
Pada dasarnya anak memiliki energi negatif. Mungkin karena ia menyimpan kekesalan, kemarahan, kekecewaan, dan lainnya. Energi negatif ini perlu penyaluran yang tepat. Nah, berlatih bela diri adalah salah satu cara mengeluarkan energi negatifnya dengan cara positif. Ia bisa memukul bantalan karet, berguling di atas matras, melompat, berteriak, berlari, dan lainnya. Jika emosi negatifnya tersalurkan dengan baik, maka secara emosi anak akan merasa lebih nyaman dan emosinya pun bisa lebih stabil.


5. Meningkatkan kedisiplinan dan komitmen
Setiap olahraga bela diri memiliki aturan masing-masing. Salah satunya adalah anak harus disiplin. Ia harus datang tepat waktu, mengikuti instruksi pelatih, harus memakai seragam, tidak boleh bermain-main, harus bekerja sama dengan siswa, saling menghormati, tidak boleh menggunakan kemampuan dengan sembarangan, menolong sesama, dan sebagainya. Latihan seperti ini akan menguatkan serta meningkatkan kedisiplinan dan komitmen anak. Tak mustahil anak juga akan menerapkan disiplin dan komitmen pada hal lain, seperti mengerjakan tugas sekolah, belajar di rumah, datang tepat waktu ke sekolah, menghormati teman, dan lainnya.


6. Meningkatkan kemampuan bersosialisasi.
Di tempat latihan bela diri anak akan bertemu dan berinteraksi dengan banyak orang: ada pelatih, siswa lain, pengurus, bahkan mungkin orangtua dari teman. Dengan begitu interaksi anak jadi lebih terbuka sehingga ia bisa memanfaatkannya untuk meningkatkan kemampuan bersosialisasinya. Beberapa anak mungkin malu-malu, tugas kita lah membangun keberaniannya sehingga mampu bersosialisasi dengan baik.


Sumber : (Kompas.com, Tabloid Nakita/Irfan Hasuki)



Sumber: Ibu Anak Banget

Oleh: Perlengkapan Bayi Blessing

Tuesday, May 21, 2013

Amandel Pada Anak

0 comments

Amandel adalah jaringan limfe yang berfungsi sebagai pertahanan untuk daerah mulut. Apabila amandel membesar diluar ukuran yang normal maka hal ini sangat mengganggu dan membuat anak menjadi sulit bernafas, susah tidur, tidurnya ngorok dan sulit makan. Jika anak-anak mengorok itu berarti ada sumbatan pada jalan nafasnya.

Apabila si anak mengalami infeksi berulang misalnya dalam setahun setiap dua bulan si anak sakit tenggorokan dan demam ataupun batuk berulang maka kemungkinan amandelnya akan diangkat. Amandel dapat menjadi sumber infeksi, tempat kantong tumbuhnya kuman atau bakteri dan tubuh tidak bisa melakukan perlawanan lagi.

Batuk pilek akan sembuh dengan sendirinya dalam kurun waktu 5 hari. Jika lebih dari waktu itu maka kemungkinan sudah ada sumber infeksi atau anak mengalami alergi maka segeralah memeriksakannya ke dokter.

Pada anak-anak yang mulutnya terbuka pada saat bernafas, pertumbuhan giginya menjadi kurang baik. Pertumbuhan rahang juga akan terganggu, tidurnya tidak nyenyak dan ngorok.

Amandel yang sudah tidak berfungsi dengan baik akan menangkap kuman dan bakteri namun tidak membunuhnya. Hal ini bisa menjadi sumber infeksi yang segera menjalar ke hidung, tenggorokan dan telinga anak. Bila infeksi menjalar ke telinga maka anak akan sering mengalami radang telinga. Hal ini dapat mengakibatkan berkurangnya fungsi pendengaran. Bila meluas ke hidung maka nafasnya akan terganggu dan menjadi sinusitis.

Jika amandel sudah sangat mengganggu anak sampai dengan gejala-gejala diatas tadi dan terapi obat sudah tidak bisa tertangani maka dokter akan mempertimbangkan untuk mengambil tindakan selanjutnya. Gangguan amandel tidak selalu harus di operasi tapi disesuaikan dengan kondisi anak.

Gangguan amandel bisa dicegah dengan menghindari makan makanan yang berbahan pengawet, es dan coklat. Sangat dianjurkan untuk membiasakan makanan dengan pola hidup sehat. Sebaiknya tidak meremehkan apabila anak menderita batuk dan pilek yang tidak kunjung sembuh apalagi disertai dengan demam sebaiknya langsung berkonsultasi ke dokter.




Sumber: Ibu Anak Banget

Oleh: Perlengkapan Bayi Blessing

Binatang Apakah Yang Berlari Paling Cepat?

0 comments

Bercerita kepada anak-anak tidak hanya dengan dongeng saja, tetapi juga dengan artikel pengetahuan yang dapat menambah wawasan mereka. Semoga artikel ini dapat membantu bunda untuk bercerita yaa…


Binatang Apakah Yang Berlari Paling Cepat?


Dari banyak binatang yang ada seperti tikus, babi, tupai, unta, gajah, jerapah, singa, kuda, kangguru termasuk manusia, bila ditandingkan pada perlombaan 100m yang menjadi juara nya adalah cheetah, si pemburu di padang rumput.



 


Mengapa cheetah adalah si juara lomba lari ?


Ternyata cheetah mempunyai kaki yang panjang dan badannya lentur seperti pegas membuatnya dapat melompat dan berlari dengan sangat cepat.


Cheetah juga tidak dapat tergelincir pada waktu berlari karena kuku kakinya keluar mencengkeram. Dengan kuku kakinya yang kuat mencengkeram dan larinya yang sangat cepat maka cheetah dapat mengejar dan menangkap mangsanya dengan cepat.



Sumber: Ibu Anak Banget

Oleh: Perlengkapan Bayi Blessing

Monday, May 20, 2013

Kegiatan Bersama Si Kecil

0 comments

 


Sebagai orangtua yang bekerja dan yang mempunyai banyak kegiatan, membuat waktu kita terbatas untuk bersama dengan anak-anak. Namun sebagai orangtua, kita harus dapat memaksimalkan waktu bersama dengan mereka sehingga kebersamaan itu menjadi berkualitas dan dapat membangun hubungan yang baik antar orangtua dan anak.


Membangun waktu berkualitas tidaklah sulit namun perlu komitmen, cermat dan kreatif. Beberapa kegiatan yang dapat dicoba untuk menghabiskan waktu bersama mereka adalah :

Olahraga Bersama
Anak-anak sangat menyukai kegiatan di udara terbuka. Ajaklah mereka jalan pagi, berenang atau bersepada. Selain seru kegiatan tersebut menyehatkan keluarga.Perjalanan Keluar Kota
Ambil waktu untuk cuti 1-2 hari. Ajaklah mereka melakukan kegiatan-kegiatan yang menambah wawasan dan keberanian mereka misalnya kegiatan outbound ataupun kegiatan yang mendekatkan mereka kepada alam.Berkebun
Berkebun baik bagi anak untuk dapat belajar tentang pengetahuan alam. Jangan takut kotor! Mereka pasti sangat menyukai nya.Membaca Buku Cerita
Sempatkan membaca buku cerita yang disukai anak-anak misalnya 2-3 kali seminggu.Ngobrol Bersama
Ajak anak untuk berdiskusi tentang apa saja yang mereka sukai. Hal ini dapat melatih mereka untuk mengutarakan pendapat dan orangtua dapat mengenal mereka lebih dekat.

Dalam setiap kegiatan upayakan benar-benar menjadi waktu kebersamaan dengan anak sehingga berkuliatas. Selamat Mencoba.



Sumber: Ibu Anak Banget

Oleh: Perlengkapan Bayi Blessing

Menjaga Dan Merawat Kulit Si Kecil

0 comments

 


Menjaga dan merawat kulit bayi harus diperhatikan karena kulitnya yang sangat sensitif.  Salah satu langkah merawat kulit bayi adalah dengan memandikannya secara teratur, termasuk mengganti popok dan membersihkannya. Apabila kulit bayi tidak dijaga dan dirawat maka bayi sering mengalami alergi, iritasi, ruam dan biang keringat.


Adapun beberapa tip menjaga dan merawat kulit bayi adalah :


1. Bersihkan kulit bayi dari kotoran yang menempel di kulit.


2. Mandikan bayi dua kali sehari untuk membantu membersihkan kulit bayi, namun jangan lupa perhatikan suhu air mandi jangan terlalu panas atau terlalu dingin. Pilih sabun yang lembut dengan PH 4,5-5 dan agak berminyak untuk mencegah iritasi pada kulit bayi.


3. Bersihkan kotoran yang menempel di sela-sela jari, ketiak dan selangkangan.


4.  Gunakan handuk yang lembut setelah bayi selesai mandi.


5. Setiap buang air besar, bilas anus dan daerah sekitarnya dengan menggunakan air bersih, bila menggunakan tisu atas kapas basah pilih yang tanpa alkohol karena dapat menyebabkan iritasi.


6. Selesai dikeringkan dengan handuk, oleskan dengan krim ataupun lotion yang dapat mempertahankan dan menambah kelembaban kulit bayi.


Tujuan dari merawat dan menjaga kulit bayi adalah untuk mempertahankan fungsi kulit sebagai pelindung dan mencegah terjadinya iritasi.



Sumber: Ibu Anak Banget

Oleh: Perlengkapan Bayi Blessing

Sunday, May 19, 2013

Lakukan Perawatan Ini Setelah Melahirkan

0 comments
Lakukan beberapa perawatan setelah melahirkan agar tubuh kembali prima dan bugar.

KOMPAS.com - Selama kehamilan, Anda pasti mengalami berbagai perubahan baik fisik maupun mental, seperti berat badan bertambah, jari tangan dan kaki menjadi bengkak, emosi pun naik-turun.


"Saat hamil, Anda akan sering mengalami pegal dan sesak nafas," ungkap dr Ardiansjah Dara, SpOG, saat seminar kehamilan beberapa waktu lalu di Jakarta. Ia menambahkan, kondisi ini hanya terjadi selama kehamilan saja, dan segera menghilang setelah melahirkan.


Hanya saja untuk mendapatkan kembali semua kondisi tubuh prima dan bentuk tubuh seperti sebelum hamil, Anda harus melakukan berbagai perawatan setelah melahirkan. "Perawatan ini sangat dianjurkan untuk ibu yang baru melahirkan karena selain bisa mengembalikan bentuk tubuh, juga bisa membantu mengharmoniskan hubungan suami-istri," tambahnya.


1. Masa nifas
Anda pasti sudah tahu bahwa masa nifas merupakan "ritual" yang harus dilakukan setelah melahirkan. Dalam masa nifas, Anda dan pasangan harus puasa bercinta selama enam bulan. Dr Dara mengungkapkan bahwa masa puasa ini dilakukan untuk menghindari terjadinya infeksi atau pendarahan pada organ intim perempuan.


"Setelah melahirkan, organ intim perempuan membutuhkan waktu istirahat untuk mengembalikan fleksibilitasnya. Ketika terjadi penetrasi, bisa jadi akan mengalami infeksi," jelasnya.


Setelah melahirkan juga masih ada darah kotor yang harus dikeluarkan. Ketika terjadi infeksi, darah kotor ini akan terkena bakteri sehingga menimbulkan bau yang tak sedap.


2. Diet
Diet tak cuma dianjurkan untuk Anda yang ingin menurunkan berat badan, tapi juga untuk Anda yang baru melahirkan. Bedanya terletak pada kebutuhan asupan dan juga jenis makanan yang dibutuhkan tubuh.


Setelah melahirkan, Anda dianjurkan untuk menyantap makanan yang tinggi protein, zat besi, kalsium, dan serat. Asupan kalori yang dianjurkan berkisar 2700 kalori sehari. "Biasanya setelah melahirkan, ibu akan mengalami wasir. Ini sebabnya dianjurkan mengonsumsi banyak serat agar wasir cepat hilang," katanya.


Selain asupan makanan, Anda juga disarankan untuk banyak mengonsumsi cairan. Ia menyarankan agar Anda minum minimal tiga liter air putih dan dua liter susu setiap hari.


3. Perawatan kerampang
Kerampang atau perineum merupakan selaput pembatas antara vagina dan anus. Saat melahirkan, selaput ini akan melebar untuk memudahkan jalan lahir. Bahkan ada juga kemungkinan bahwa kerampang ini akan sobek. Maka selama hamil, ibu disarankan untuk melakukan pijat kerampang.


Tak cuma dirawat selama hamil, kerampang juga harus dirawat setelah melahirkan untuk mengecilkan pembuluh darah di selaput ini. Ada beberapa cara untuk merawatnya, yaitu dengan kompres air dingin, menggunakan pembalut dan celana dalam yang ketat, serta latihan kegel.


"Ibu-ibu banyak yang memilih pakai celana dalam yang longgar dengan harapan bisa membantu menyembuhkan rasa sakit setelah melahirkan. Padahal seharusnya, ibu justru pakai celana dalam yang ketat dan pembalut. Pembalut dan celana dalam yang ketat akan menekan luka di kerampang sehingga bisa cepat sembuh," sarannya.


4. Hormon dan emosi
Perubahan hormon dan emosi ibu hamil dan melahirkan sangat mudah berubah. Hal ini disebabkan karena post partum blues, kurang tidur, kelelahan saat mengurus bayi dan lain-lainnya. Oleh karena itu, setelah melahirkan Anda juga butuh waktu untuk merawat diri sendiri alias me time. Lakukan berbagai hal yang membuat Anda senang seperti ke spa, ke salon, belanja, dan hang out dengan teman-teman.



Sumber: Kompas

Oleh: Perlengkapan Bayi Blessing

Jangan Gunakan Gadget sebagai "Baby Sitter" Anak

0 comments
Anda harus lebih dulu menguasai gadget tersebut sebelum memberikannya pada anak, karena anak akan banyak bertanya pada Anda.

KOMPAS.com - Di zaman serba teknologi ini, anak pasti sudah mengenal keberadaan gadget. Oleh karena itu, orangtua perlu menyiapkan strategi dalam penggunaan gadget secara bijak.

Caranya, menurut psikolog keluarga, Roslina Verauli, MPsi, sebagai orangtua Anda harus membatasi konten yang dapat dilihat oleh anak, dan menggunakan program parental control untuk mencegah anak mengakses situs-situs yang belum pantas dilihatnya.

Orangtua juga perlu menghindari komputer berperan sebagai baby-sitter. Artinya, karena Anda tak sempat mendampingi anak selama masa pertumbuhannya, Anda lantas mengandalkan gadget untuk menemani anak. Anda membiarkan anak sibuk dengan gadget-nya supaya tidak merepotkan Anda. Padahal, justru saat anak memegang gadget itulah Anda terutama harus mendampinginya.

"Jika Anda dapat membatasi apa yang dilihat anak, maka ia pun akan mengetahui manfaat positif dari penggunaan komputer. Anda memiliki peran penting di sini dalam mengasah kemampuan anak dengan baik," paparnya, saat media sharing bersama Intel di Bistronomy, Jakarta, Selasa (30/4/2013) lalu.

Gadget seperti smartphone atau komputer tablet juga harus dikembalikan pada fungsi awalnya, yaitu sebagai perangkat komunikasi sekaligus  sebagai  sarana belajar, yaitu untuk mendorong anak belajar tentang dunia sekitarnya. Selalu dampingi saat dia sedang mengeksplorasi tabletnya. Gunakan untuk mencari tahu tentang hal-hal yang menarik buatnya, seperti mengenal binatang, museum, dan lain-lain. Ajak diskusi agar anak lebih kritis.

Jangan lupakan bahwa Anda bertindak sebagai model dari apa yang anak lihat. Perilaku orangtua dalam menggunakan komputer menjadi contoh bagi anak. Yang terutama, Anda harus lebih dulu menguasai gadget tersebut karena anak akan banyak bertanya pada Anda.

"Learn before you teach," tambahnya.

Satu hal lain yang perlu Anda ketahui, sebaiknya tidak meletakkan komputer di area kamar tidur. Dengan demikian, anak tidak terus terpaku pada gadget-nya. Seperti juga kasus pada orang dewasa, gadget bisa mencuri waktu tidur anak. Kalau Anda ingin memberikan sesuatu sebagai pengantar tidur, lebih baik Anda menggunakan buku-buku cerita dan membacakan kisah dongengnya untuk anak.




Sumber: Kompas

Oleh: Perlengkapan Bayi Blessing

Saturday, May 18, 2013

3 Manfaat Mencukur Rambut Bayi

0 comments

KOMPAS.com - Perlukah kepala si kecil digunduli sampai plontos? Mau digunduli atau tidak, sebenarnya kembali pada pilihan masing-masing orangtua. Ada alasan kenapa rambut si kecil dipotong habis, yaitu:


Untuk membersihkan kulit kepala. Saat melewati jalan lahir, banyak lemak dan lapisan rahim ibu yang menempel di tubuh bayi, termasuk di rambutnya. Nah, dengan mencukur rambut bayi, sisa-sisa lemak tersebut diharapkan akan ikut terbuang. Selain itu, bayi kerap gumoh selagi berbaring sehingga cairannya menempel di rambut. Dengan mencukur rambutnya, diharapkan kotoran tersebut tidak sampai melekat.


Memudahkan deteksi iritasi atau luka. Kepala bayi yang plontos memudahkan orangtua untuk mengetahui bila ada sesuatu di kulit kepalanya seperti iritasi, bisul, luka, kerak, dan sebagainya untuk ditangani segera.


Agar tumbuhnya lebat dan hitam. Alasan ini semata-mata berdasar pada tradisi atau kepercayaan. Dari kacamata medis, tak ada kaitannya antara mencukur rambut dengan ketebalan rambut. Tumbuh atau lebat-tipisnya rambut bayi bergantung pada faktor genetik. Kemungkinan, bila rambut dicukur habis, rambut yang tumbuh tampak agak kasar, itu barangkali sangkaan orangtua tentang rambut menjadi lebih tebal seusai dicukur.



Sumber: Kompas

Oleh: Perlengkapan Bayi Blessing

Jangan Panik Saat Anak Bertanya Seks

0 comments

KOMPAS.com - Sebagai orangtua Anda pasti sering menerima pertanyaan-pertanyaan tak terduga dari anak, tak terkecuali pertanyaan menyangkut tentang seks dan pornografi. Banyak orangtua yang lantas gelagapan, tak mampu mengatasi pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan sikap tenang. Problemnya adalah, orangtua tak tahu sejauh mana harus memberikan jawaban yang memuaskan bagi anak.

Jika anak tiba-tiba menanyakan tentang pornografi atau seks, tak perlu bereaksi berlebihan. Tetaplah tenang, demikian saran psikolog keluarga Roslina Verauli, MPsi.

"Kontrol emosi dan sikap tenang terlebih dahulu. Karena anak itu konkret, biasanya dia ingin sesuatu yang pasti, dan anak tidak akan membayangkan apa yang ditanyanya panjang lebar," tuturnya, saat media sharing bersama Intel di Bistronomy, Jakarta, Selasa (30/4/2013) lalu.

Setelah Anda dapat mengatasi pertanyaan anak dengan tenang, selanjutnya gunakan bahasa anak-anak untuk menggali pemahaman anak sejauh mana ia mengerti apa yang ditanyakannya. Amati reaksi dan ekspresi wajahnya saat mendengar pertanyaan Anda.

"Anak biasanya hanya melihat apa yang dia lihat tanpa ada bayangan apapun. Dari hal ini, akan terlihat reaksi serta mimik anak mengenai pertanyaannya. Jelaskan padanya menggunakan bahasa anak-anak yang dapat dimengerti olehnya, maka ia akan memahami apa yang dimaksud dari pertanyaannya tersebut," imbuhnya.

Namun, Anda dapat mengabaikan pertanyaan anak jika mereka tidak terlalu memaksa menginginkan jawaban. Kalau kita bereaksi berlebihan maka anak akan menangkap reaksi Anda sebagai sesuatu yang negatif atau positif. Dan, ia malah jadi penasaran.




Sumber: Kompas

Oleh: Perlengkapan Bayi Blessing

Friday, May 17, 2013

Kuasai Juga Games yang Dimainkan Anak

0 comments
Sebagai orangtua Andalah yang harus menentukan games yang tepat untuk anak.

KOMPAS.com - Orangtua zaman sekarang kerap memberikan gadget terkini untuk anak hanya untuk memenuhi keinginan mereka bermain games. Akan tetapi, sebelum Anda memberikan games tersebut kepada anak, alangkah baiknya jika Anda menguasai atau setidaknya mencoba games tersebut lebih dulu.

"Banyak orangtua tidak menyadari games yang dimainkan anak-anak mereka, bagi mereka yang penting anak diam dan tidak rewel. Padahal, sebagai orangtua Andalah yang harus menentukan games yang tepat untuk anak. Apakah games tersebut tidak mengandung konten seks, drugs, atau kekerasan," ujar psikolog Roslina Verauli, MPsi, saat media sharing bersama Intel di Bistronomy, Jakarta, Selasa (30/4/2013) lalu.

Dalam setiap games, ada skala rating untuk anak-anak. Jadi orangtua harus mengetahui, atau bahkan menuntaskan permainan itu hingga level tertentu sebelum diberikan pada anak-anak.

"Semakin aman games dalam gadget Anda, makin aman pula untuk anak Anda. Orang-orang dewasa di sekitar anak harus paham teknologi dulu," tambah Roslina.

Roslina juga menuturkan, gadget dapat dimainkan kapan saja tergantung apakah terkoneksi dengan internet atau tidak. Kalau games pada gadget tersebut terkoneksi dengan internet, harus ada pembatasan yang seauai dengan kebutuhan anak. Namun bila tidak terkoneksi internet, penggunaan gadget bisa kapan saja asal memang digunakan untuk belajar.

"Lama tidaknya penggunaan gadget untuk bermain harus sesuai dengan kebutuhan mereka. Tapi juga jangan sampai anak menjadi antisosial hanya karena sibuk dengan gadget-nya," tutupnya.

Baca juga: 
Teknologi, Membantu atau Menyulitkan Anak Belajar?
Mengapa Anak Harus Kenal Teknologi Sejak Dini
Jangan Gunakan Gadget sebagai "Baby Sitter" Anak




Sumber: Kompas

Oleh: Perlengkapan Bayi Blessing

Dokter Kandungan Tak Harus Dipilih yang Terkenal

0 comments

KOMPAS.com - Kehamilan yang sudah dinanti-nanti dan akhirnya tiba, tentu membuat Anda dan pasangan berbunga-bunga. Anda pun memutuskan untuk melakukan semua yang terbaik untuk si calon bayi. Dari makanan yang dikonsumsi, hingga tentunya memilih dokter kandungan yang akan merawat Anda selama hamil.


Sebelum memutuskan memilih dokter kandungan tertentu, berikut ada beberapa tip yang bisa dipertimbangkan:


* Tanyakan pada diri Anda mana yang lebih nyaman, dokter pria atau wanita, karena ini tergantung pada pribadi masing-masing.
* Pilih dokter kandungan yang dekat dengan tempat bekerja atau rumah. Tak perlu memilih dokter dengan reputasi terkenal, tapi tempat praktiknya sangat jauh dari tempat tinggal atau kantor. Kecuali jika ibu bisa berkompromi dengan antrean panjang dan waktu lebih lama ke tempat tujuan.
* Anda tidak harus memilih dokter kandungan yang sudah menyandang titel sub-spesialis tertentu, kecuali jika kehamilan Anda memang membutuhkan ahli tertentu.
* Minta referensi dari orang-orang yang bisa dipercaya.
* Jika Anda ingin menyusui secara eksklusif, pilih dokter yang sepaham sehingga Anda bisa melakukan inisasi menyusu dini.
* Dokter kandungan yang baik akan komunikatif dan bersedia dihubungi setiap saat. Bukan tidak mungkin ada masalah atau keluhan yang muncul secara mendadak selama kehamilan dan perlu dikonsultasikan dengan dokter.
* Pilih dokter kandungan yang sesuai dengan ekonomi, termasuk  yang menjalin kerja sama dengan asuransi atau kantor Anda.



Sumber: Kompas

Oleh: Perlengkapan Bayi Blessing

Untuk Anak, Mending Tom and Jerry atau Upin-Ipin?

0 comments
Tayangan dengan unsur kekerasan, misteri, pornografi, dan sensualitas, dengan mudah masuk ke dalam diri anak, yang lalu menganggapnya wajar.

KOMPAS.com - Jika Anda dihadapkan pada pilihan, Tom and Jerry atau Upin dan Ipin sebagai tayangan televisi untuk anak, mana yang bakal Anda pilih? Psikolog Sani B Hermawan menyarankan Upin dan Ipin.

Psikolog yang juga Direktur Lembaga Daya Insani itu menuturkan, tayangan Tom and Jerry meski menghibur tapi tidak semua episodenya baik untuk anak. Apalagi buat anak yang masih belum bisa membedakan mana yang fantasi, dan mana yang bukan.

"Tayangan itu ada yang bermuatan kekerasan, dan bagi yang belum remaja sebaiknya tidak menonton dulu," tutur Sani beralasan.

Sementara Upin dan Ipin terasa sangat dekat dan baik karena mengupas sisi keseharian. Dalam beberapa hal juga mengandung unsur edukatif yang memberi efek positif.

Mesti diakui bahwa tontonan televisi bagaimana pun membawa dua sisi, yakni positif dan negatif. Oleh karena itu, setiap kali anak menonton televisi, orangtua dianjurkan untuk turut menemani dan memberi bimbingan.

"Tayangan yang negatif itu kalau ada unsur kekerasan, misteri, pornografi, dan sensualitas, yang dengan mudah masuk ke dalam diri anak, lalu menganggapnya wajar," papar Sani.

Di usia tumbuh kembangnya, dari usia bayi sampai 10 tahun, tontonan sangatlah berpengaruh. Anak-anak biasanya merekam warna dan tindak-tanduk karakter yang ditonton.

Dokter anak asal Boston Hospital, Claire McCarthy, menganjurkan agar anak menonton tayangan televisi, terutama yang edukatif, dua sampai tiga jam sehari. Ini memberi efek positif pada perkembangan anak.

Akan lebih baik lagi jika orangtua kemudian bertanya apa yang diperoleh anak dari tayangan itu, dan menunjukkan yang benar. Bimbingan ini menjadi penting agar tidak ada kesalahan dalam mengartikan maksud dari setiap aksi karakter dalam tayangan.

"Jangan sampai lebih dari tiga jam atau menonton dalam durasi yang lama, karena tidak baik untuknya, akan menurunkan daya konsentrasi," tambahnya.




Sumber: Kompas

Oleh: Perlengkapan Bayi Blessing

Thursday, May 16, 2013

Keajaiban ASI: “ It’s Amazing!!!”

0 comments

Keajaiban ASI: “ It’s Amazing!!!”

oleh: Ariani, dr.

A. Keajaiban ASI Bagi Bayi

Ibu, ketika perintah menyusui diturunkan dalam Al-Qur,an, ilmu pengetahuan saat itu belum bisa menginformasikan secara rinci mengenai komposisi ASI dan berbagai  manfaatnya. Seiring dengan majunya ilmu pengetahuan, berbagai penelitian telah dilakukan, dan akhirnya terkuaklah berbagai hikmah dari perintah menyusui. Subhaanallah…..

Makanan yang paling ideal bagi bayi manusia

Allah SWT  telah memelihara dan  memberi  makan buah hati Ibu  selama 9 bulan di dalam rahim. Setelah itu, Allah merancang menyusui untuk memelihara bayi di tahun-tahun pertama kehidupan. Air susu Ibu adalah makanan terbaik dan paling sesuai yang pernah ada untuk bayi manusia. Yang lebih menarik lagi adalah ASI sangat individual dan spesial karena komposisinya berbeda untuk tiap  anak.

Susu setiap jenis mamalia berbeda dan bersifat spesifik untuk tiap spesies, yaitu disesuaikan dengan keperluan, laju pertumbuhan dan kebiasaan menyusuinya. Misalnya ikan paus yang hidup dalam lingkungan yang sangat dingin dan waktu menyusuinya singkat, kadar lemak dalam susunya bisa mencapai 50, sedangkan kelinci yang menyusui anaknya hanya sekali sehari, susunya mengandung kurang lebih 10% protein. Bayi manusia akan mencapai 2 kali berat lahirnya dalam waktu sekitar 6 bulan, sedangkan anak sapi hanya memerlukan waktu 6 minggu, sehingga dapat dimengerti bahwa komposisi ASI dan susu sapi pastilah berbeda. ASI dalam satu spesies pun  berbeda. ASI seorang Ibu bisa berbeda dengan ASI Ibu yang lain. Jika ASI sesama hewan saja berbeda dan ASI tiap Ibu berbeda, maka bagaimana bisa ASI manusia sama dengan ASI hewan???

Air susu berubah kualitas dan kuantitasnya seiring dengan berubahnya umur bayi. Kebutuhan bayi berbeda pada umur yang berbeda. Bahkan selama satu kali (periode) menyusui, komposisi air susu berubah. Ketika ia mulai menghisap, bayi akan menerima susu awal (foremilk). Saat acara menyusui berlanjut, susu lanjutan (hindmilk) akan dilepaskan. Luar biasa!

Mencukupi kebutuhan bayi sampai 6 bulan

Akhir-akhir ini banyak dilaporkan kasus-kasus gizi buruk pada anak balita dari berbagai provinsi di Indonesia. yang lebih memprihatinkan adalah bahwa 11,7% dari gizi buruk itu terdapat pada bayi           berumur kurang dari 6 bulan. Hal ini tidak akan terjadi andai saja semua bayi diberikan ASI sampai berusia 6 bulan. Karena ASI dapat mencukupi kebutuhan bayi sampai 6 bulan. Bahkan sampai 12 bulan, ASI memenuhi kebutuhan bayi sampai 60-70%. Di atas satu tahun, ASI memenuhi sekitar 30% kebutuhan bayi.

Menurunkan angka kejadian infeksi

Pemberian ASI  sampai 2 tahun dapat  menurunkan angka kematian anak  akibat berbagai penyakit infeksi, diantaranya penyakit  diare dan infeksi saluran pernafasan akut. Berbagai fakor perlindungan  ditemukan  di dalam ASI, termasuk IgA (Iminoglobulin A) sekretori (sIgA). Saat menyusui, IgA sekretori akan berpengaruh terhadap paparan mikroorganisme pada saluran cerna bayi dan membatasi masuknya bakteri ke dalam aliran darah melalui mukosa (dinding) saluran cerna.

Berbagai penelitian juga melaporkan bahwa ASI dapat mengurangi kejadian dan beratnya  penyakit diare, infeksi saluran nafas, radang telinga tengah (otitis media), radang selaput otak (meningitis), infeksi saluran kemih, dan infeksi radang usus halus dan usus besar yang terjadi karena jaringan kekurangan oksigen atau pada terapi antibiotik (Necrotizing Enterocolitis)

Air Susu Ibu memberikan perlindungan kepada  bayi melalui beberapa mekanisme, antara lain memperbaiki pertumbuhan mikroorganisme non patogen (tidak berbahaya), mengurangi pertumbuhan mikroorganisme patogen saluran cerna, merangsang perkembangan barier (pembatas) mukosa saluran  cerna dan salurannafas, faktor spesifik (IgA sekretori, zat kekebalan), mengurangi reaksi inflamasi (peradangan) dan sebagai imunomodulator (perangsang kekebalan). Itulah sebabnya bayi yang diberi ASI manusia lebih tahan penyakit dari pada bayi yang diberi ASI hewan.

Penting untuk tumbuh kembang anak yang optimal

Tahukah Ibu, agar  dapat  berjalan optimal, anak mempunyai tiga kebutuhan dasar untuk dipenuhi ?.Tiga kebutuhan tersebut, yaitu :

Kebutuhan fisis-biomedis (asuh)

Meliputi  kebutuhan akan nutrisi yang tepat dan seimbang. Di dalamnya termasuk perawatan kesehatan dasar, pakaian, perumahan, hygiene dan sanitasi lingkungan, olahraga serta rekreasi.

Kebutuhan kasih sayang/emosi (asih)

Yaitu kebutuhan terhadap emosi, antara lain : kasih sayang orang tua, rasa aman, harga diri, kebutuhan akan sukses, mandiri, dorongan, kebutuhan mendapatkan kesempatan dan rasa aman, serta rasa memiliki.

Kebutuhan stimulasi (asah)

Yang dimaksud stimulasi di sini adalah perangsangan yang datang dari lingkungan luar anak antara lain latihan atau bermain, kontak mata, dan komunikasi verbal. Melalui bermain, anak bisa belajar mengendalikan dan mengkoordinasikan otot-ototnya, melibatkan emosi dan pikiran sehingga anak mendapat pengalaman hidup.

Proses menyusui  memenuhi tiga kebutuhan dasar yang diperlukan tersebut. Pemenuhan kebutuhan emosi (asih) dapat dipenuhi dengan cara melakukan kontak sedini mungkin bayi dan Ibu (inisiasi menyusui dini). Keadaan ini akan menimbulkan kontak fisik (kontak kulit), psikis (kontak mata), suara dan penciuman sedini mungkin yang turut memegang peran penting terhadap keberhasilan menyusui.

Dengan mendekap bayi  pada saat menyusui, mengajaknya berbicara dengan penuh kasing sayang,  Ibu sudah memenuhi kebutuhan bayi akan stimulasi (asah), dan secara tidak langsung juga berdampak pada pemenuhan kebutuhan psikologis Ibu. Sedangkan  kebutuhan asuh terpenuhi melalui kandungan nutrisi dalam ASI. Nutrisi yang  adekuat sangat diperlukan untuk pertumbuhan seseorang. Dan ASI adalah cairan biologis kompleks yang mengandung semua nutrien yang diperlukan untuk tumbuh kembang anak. ASI disesuaikan dengan keperluan, laju pertumbuhan bayi, dan kebiasaannya menyusu.

ASI mengandung  hormon dan faktor pertumbuhan (growth factor) yang sesuai agar pertumbahan badan ideal. Berbeda dengan kandungan susu formula yang memerlukan pengenceran dengan kadar tertentu yang berbeda-beda untuk setiap anak. Jika terlalu cair, dapat menyebabkan bayi kekurangan gizi sehingga pertumbuhannya terhambat. Sebaliknya, jika penganceran terlalu pekat, dapat memicu obesitas (kegemukan). Dua kasus ini sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari.

Bayi ASI pada umumnya lebih ringan/ideal daripada bayi yang mendapat susu formula. Hal ini  karena ASI mengandung leptin yang merupakan hormon pengatur nafsu makan/asupan makanan dan metabolisme energi.

Suatu penelitian jangka panjang dilakukan  terhadap pertumbuhan bayi yang mendapat ASI ekslusif dan bayi yang mendapat susu formula, hasilnya didapatkan berat badan bayi yang mendapatkan ASI lebih ringan dibanding bayi yang mendapat  susu formula sampai usia 6 bulan. Hal ini bukan berarti bahwa berat badan yang lebih besar pada bayi yang mendapat susu formula lebih baik dibanding bayi yang mendapat ASI. Kurva pertumbuhan yang normal adalah kurva bayi yang mendapat ASI. Berat berlebih pada bayi yang mendapat susu fomula justru menandakan terjadinya kegemukan. Hal ini tidak baik untuk kesehatan.

Penelitian lain mempelajari dampak jangka panjang pemberian ASI pada saat bayi terhadap panjang badan saat kanak-kanak dan dewasa. Dari penelitian Kohort Boyd-Orr ini didapatkan hasil bahwa anak yang mendapat ASI pada masa bayinya lebih tinggi dibandingkan mereka yang mendapat susu formula.

Para ahli perkembangan menggunakan  istilah the ”Golden Age” untuk masa 3 tahun pertama. Masa ini merupakan masa yang sangat penting, tidak hanya pada pertumbuhan seseorang, tetapi juga pada perkembangan kecerdasan dan keterampilan motorik, mental, sosial dan emosional. Pada masa ini terjadi mielinisasi (pembentukan selaput saraf), pertumbuhansel saraf dan sinaps (sambungan antar saraf) yang pesat, sehingga terbentuk jaringan otak yang kompleks. Periode  kritis pertumbuhan otak terjadi pada 3 bulan menjelang kelahiran sampai 3 tahun pertama kehidupan. Ini merupakan masa yang sangat penting. Masa ini disebut juga sebagai windows of opportunity.

Dari segi gizi, pada masa kritis tersebut anak harus mendapat gizi esensial yang memadai. Dari penelitian terakhir ditemukan ASI  mengandung LCPUFAs (Arachidonic Acid/AA dan Docosahexanoic Acid/DHA) dalam jumlah yang memadai untuk pertumbuhan otak anak.

Suatu penelitian di Honduras memperlihatkan bayi yang mendapat ASI ekslusif selama 6 bulan dapat merangkak dan duduk lebih dahulu dibanding mereka yang mendapat makanan pendamping pada usia 4  bulan.  Dari berbagai penelitian yang pernah dilakukan, anak yang mendapat ASI jauh lebih matang, lebih asertif dan  memperlihatkan progresifitas yang lebih baik pada skala perkembangan  dibanding mereka yang tidak mendapat ASI.

Mencegah Kanker pada Anak

Menurut pakar ASI dr. Utami Roesli, IBCLC , ASI dapat mencegah penyakit kanker pada anak, diantaranya  Lymphoma Maligna (kanker kelenjar getah bening) Hodgkin, Leukimia (kanker darah, Neuroblastoma (tumor otak). Pada penelitian didapatkan, penyakit-penyakit kanker tersebut  6 – 8 x lebih sering pd anak yang diberikan susu formula. ( Davis 1998,Benner 2001,Daniels 2002, Svanborg 2003) . . Penelitian terbaru imenemukan kerusakan genetik tingkat signifikan pada bayi berusia 9 sampai 12 bulan yang tidak diberi ASI.

Menurunkan resiko terjadinya penyakit cardiovascular (jantung dan pembuluh darah) di kemudian hari

Leptin pada ASI akan mencegah terjadinya obesitas di usia dini. Selain leptin, ASI juga mengandung adiponektin yang berfungsi mencegah terjadinya penebalan pembuluh darah (aterosklerosis) dan radang. Kedua hormon ini dapat mengurangi resiko anak dari penyakit jantung dan pembuluh darah di kemudian hari. Karena obesitas dan aterosklerosis merupakan faktor resiko terjadinya cardiovascular di kemudian hari.

Menurunkan angka kejadian Diabetes Melitus (kencing manis) dan Sindroma Metabolik

ASI dapat mengurangi diabetes melitus tipe 1 (ditandai dengan tidak ada atau kurangnya hormon insulin dan meningkatnya kadar gula darah), DM tipe 2 (ditandai dengan tingginya insulin karena terjadi resistensi insulin), dan Sindroma Metabolik (yang ditandai dengan kegemukan, tekanan darah tinggi, dan gangguan kadar lemak darah).

Penelitian yang dilakukan pada anak berusia 0-14 tahun menunjukkan resiko menderita DM tipe I pada anak yang mendapat susu formula 11,3 kali lebih besar dibandingkan anak yang mendapat ASI eksklusif.

Penelitian  oleh Petitt (1997) mempelajari hubungan antara menyusui dengan penyakit DM tipe 2 pada masyarakat Indian Prima. Orang yang mendapat ASI eksklusif mempunyai resiko lebih kecil terkena DM Tipe 2 dibandingkan  mereka yang hanya mendapat susu botol.

Seperti disinggung sebelumnya, ASI dapat mencegah terjadinya obesitas. Obesitas dapat menyebabkan hiperinsulinemia (kelebihan hormon insulin dalam darah) dan resistensi insulin. Kajian terhadap 61 penelitian (mencakup 298.900 subyek) tentang hubungan menyusui dengan obesitas pada usia 1-17 tahun memperlihatkan penurunan kejadian obesitas pada anak yang mendapat ASI  saat bayi. Kries, dkk (1999) juga mendapatkan efek protektif ASI terhadap risiko obesitas pada anak usia 5-6 tahun. Penurunan angka kejadian obesitas sebanding dengan lamanya pemberian ASI

Penting untuk kecerdasan anak.

Berbagai faktor yang mendukung antara lain  terdapat nutrisi dalam ASI yang diperlukan dalam otak antara lain :

1. Karbohidrat :

Karbohidrat utama di dalam ASI dalah laktosa. Laktosa akan dirubah menjadi galaktosa. Galaktosa penting untuk membentuk galaktolipid yang penting dalam perkembangan otak.

2. Lemak:

ASI merupakan sumber  utama asam lemak esensial terutama Arachidonic Acid (AA) dan Docosahexanoid Acid (DHA) yang sangat diperlukan untuk perkembangan otak. Kandungan kedua zat tersebut sangat tinggi pada hari-hari pertama sampai minggu-minggu pertama setelah melahirkan. AA dan DHA sangat penting dalam proses penerimaan rangsang dan penghantaran listrik di sel-sel saraf. Selain itu DHA ditemukan dalam jumlah yang banyak di mata, dan penting untuk fungsi penglihatan.

ASI juga mengandung kolin dalam jumlah yang sangat tinggi. Kolin berperan dalam pembentukan fosfolipid di dinding sel saraf, metabolisme saraf, dan kerja neurotransmiter.

3. Protein dan Asam Amino:

Selain itu, ASI mengandng taurin, tirosin dan triptopan. Ketiga ini adalah asam amino yang diperlukan dalam perkembangan otak. Taurin merupakan asam amino bebas yang terdapat dalam jumlah besar di jaringan saraf, jaringan otak yang sedang berkembang dan saraf mata. Taurin berperan sebagai neurotransmitter, mengatur aktivitas sel saraf, menstabilkan dinding sel saraf dan antioksidan. Tirosin dan triptopan berperan dalam pembentukan neurotransmitter. Neurotransmitter yang dibentuk oleh triptopan adalah serotonin dan melatonin. Adapun tirosin membentuk noradrenalin dan dopamin.

4. Mineral:

Zat besi dalam ASI  lebih rendah dibandingkan susu sapi maupun formula yang difortifikasi (ditambahkan) zat besi. Akan tetapi penyerapan zat besi di usus bayi yang mendapat ASI 5 kali lebih tinggi dibandingkan penyerapan besi yang terkandung dalam susu sapi. Keuntungannya adalah bayi ASI jarang menderita kekurangan zat besi.

Zat besi sangat penting dalam produksi dan pemeliharaan mielin (selaput sel saraf), aktivitas sel saraf. Sehingga kekurangan zat besi dapat menyebabkan gangguan pembentukan mielin neurotansmitter (suatu zat yang dilepaskan ujung saraf sebelum sambungan antar syaraf dan menyeberangi celah sambungan untuk menghambat atau merangsang sel sasaran)

Konsentrasi Yodium dalam ASI 4 kali lebih tinggi dari yang dIbutuhkan oleh seorang bayi. Yodium merupakan mineral penting untuk pembentukan hormon tiroid yatiu triiodotironin (T3) dan tiroksin (T4). Hormon ini  berperan penting dalam proses awal pertumbuhan dan perkembangan  berbagai organ termasuk otak, serta mengatur metabolisme sel otak. Kekurangan hormon tiroid menyebabkan gangguan otak minimal hingga retardasi mental (keterbelakangan mental) yang berat serta tubuh pendek.

Selain itu ASI mengandung vitamin B12 yang dipelukan dalam metabolisme jaringan saraf dan pembentukan DNA. Faktor nutrisi ini sangat penting, karena nutrisi dalam kandungan dan setelah lahir dapat menyebabkan perubahan struktur dan fungsi otak.

Dari suatu analisis yang dilakukan pada 11 penelitian, pada tahun 1999, diperoleh hasil bahwa  bayi yang mendapat ASI mempunyai IQ 3,2 point lebih tinggi dibanding bayi yang mendapat susu formula. Setelah itu, suatu penelitian di Selandia Baru melaporkan IQ lebih tinggi 1,5-4,5 poin pada bayi diberikan ASI selama 8 bulan dibandingkan bayi yang mendapat susu formula. Sejumlah 3.880 anak Australia diikuti sejak lahir untuk menentukan pola pemberian ASI dan perkembangan kognitif anak selanjutnya. Anak-anak yang mendapat ASI selama enam bulan atau lebih mendapat skor 8,2 poin lebih tinggi untuk anak perempuan dan 5,8 poin lebih tinggi untuk anak laki-laki dalam tes kosa kata, dibandingkan dengan anak-anak yang tidak pernah diberi ASI

Bayi yang mendapat ASI 4-6 bulan lebih jarang mengalami keterlambatan perkembangan bicara dan motorik.  Pada bayi prematur pun pemberian ASI menghasilkan perbedaan IQ sebanyak 5,18 poin lebih tinggi dibandingkan dengan bayi yang mendapat susu formula. Perbedaan IQ ini dipengaruhi oleh lamanya pemberian ASI. Bila ASI diberikan hanya 4-7 minggu, maka tidak  ada perbedaan kecerdasan. Penelitian di Australia menunjukkan bahwa IQ akan meningkat bila ASI diberikan lebih dari 6 bulan. Selain itu, ASI sering dihubungkan dengan peningkaan perkembangan  neurokognitif anak, terutama pada bayi yang lahir dengan berat badan rendah dan bayi yang mendapat ASI lebih lama.

Semakin lama diberi, semakin cerdas …

Penelitian Angelsen dkk. (2001) memperlihatkan bayi yang mendapat ASI kurang dari 3 bulan memiliki IQ yang  lebih rendah  dibanding bayi yang mendapat ASI 6 bulan atau lebih. Pemberian ASI yang lebih lama memberi keuntungan pada perkembangan kognitif anak. Penelitian lain yang dilakukan secara prospektif terhadap bayi prematur yang mendapatkan ASI memperlihatkan hasil tes IQ (usia 7-8 tahun) dengan poin 8,3 lebih tinggi dibanding bayi prematur yang mendapat susu formula. Penelitian prosfektif selama 18 tahun dilakukan di Selandia Baru (2001) juga menunjukkan hasil serupa, peningkatan pencapaian akademik dan kognitif yang lebih tinggi pada anak yang mendapat ASI selama 8 bulan atau lebih dibanding mereka yang mendapat susu formula.

Selain nilai nutrisi dalam ASI, Ikatan batin yang lebih erat antara Ibu dan bayi selama menyusui dan keikhlasan Ibu selama menyusui  juga  merupakan faktor penting yang mempengaruhi kecerdasan emosi (Emotional Quotient) dan kecerdasan spiritual  (Spiritual Quotient) anak.

Tidak menimbulkan alergi

Air Susu Ibu tidak mengandung lactoglobulin. Bagian inilah dari susu sapi atau susu formula yang bisa menyebabkan reaksi alergi. Selain itu, ASI dapat mengurangi dan melindungi bayi dari penyakit alergi. Banyak  ahli yang menganjurkan agar bayi dari keluarga yang memiliki alergi hanya mendapatkan ASI tanpa tambahan selama 6 bulan (ASI eksklusif).

Menurunkan resiko gigi berlubang

Bayi yang diberi susu formula lebih beresiko memiliki gigi berlubang (caries dentis). Hal ini karena pemberian susu formula dengan botol atau dot, terutama pada malam hari menjelang tidur, menyebabkan gigi lebih lama kontak dengan sisa-sisa susu formula. Sisa-sisa susu akan terurai menjadi senyawa-senyawa asam yang dapat merusak gigi.

Efek psikologis positif

Proses menyusui akan memperkuat ikatan batin antara Ibu dan anak. Ikatan batin yang erat, mesra dan selaras yang diciptakan lebih awal dan lebih permanen sangat penting karena akan memberikan efek psikologis positif, antara lain :

Turut menentukan perilaku anak di kemudian hariMenstimulasi perkembangan otak anakMerangsang perhatian anak terhadap dunia luarMenciptakan kelekatan (attachment) antara Ibu dan anakMeningkatkan rasa kepercayaan diri anak

Mudah dicerna, diserap secara efisien

Sumber kalori utama dalam ASI adalah lemak. Sekitar 50% kalori ASI berasal dari lemak. Kadar lemak dalam ASI antara 3.5-4.5%. Walaupun kadar lemak dalam ASI tinggi, tetapi mudah diserap oleh bayi karena trigliserida dalam ASI terlebih dahulu dipecah menjadi asam lemak dan gliserol oleh enzim lipase yang terdapat di dalam ASI. Saat bayi dilahirkan, lambung bayi belum menghasilkan semua enzim yang dIbutuhkan untuk mencerna lemak susu. Lipase di dalam ASI  diperlukan untuk menyempurnakan pencernaan lemak di dalam lambung bayi. Lipase dalam ASI ini disebut bile-salt stimulated lipase karena mulai bekerja di dalam usus bersamaan dengan tersedianya garam-empedu tersebut. Lipase tidak aktif di payudara atau di dalam lambung sebelum ASI bercampur dengan empedu. Subhanallah!

Lemak yang terdapat di dalam ASI akan dicerna lebih sempurna dan digunakan lebih efisien oleh tubuh bayi dibandingkan dengan lemak susu sapi atau susu formula. Bedanya bisa terlihat pada tinja bayi. Tinja bayi yang diberi susu formula berbeda dengan tinja bayi yang diberi ASI. Hal ini dikarenakan susu formula dan susu lainya  tidak mengandung enzim agar penyerapan makanan efektif dan efesien. Sehingga di dalam tinja bayi yang diberi kedua jenis susu tersebut , terdapat banyak sisa  susu yang tidak dapat diserap oleh tubuh bayi.

Selain itu ASI mengandung asam lemak essensial yaitu asam linoleat (Omega 6) dan asam Linolenat (Omega 3). Disebut essensial karena tubuh manusia tidak dapat membentuk kedua asam ini dan harus diperoleh dari konsumsi makanan. Keduanya sangat penting untuk pertumbuhan otak anak.

Pada Bayi dengan Berat Lahir Rendah (BBLR) yang diberi susu formula yang kurang mengandung asam lemak esensial ternyata menunjukkan kurang optimalnya perkembangan mental dan penglihatannya.

Karbohidrat dalam ASI adalah laktosa,yang kadarnya paling tinggi dibandingkan susu mamalia lain (7gr%). Laktosa mudah diurai menjadi glukosa dan galaktosa dengan bantuan enzim laktase yang sudah ada dalam mukosa saluran pencernaan sejak lahir. Laktosa mempunyai manfaat lain, yaitu mempertinggi absorbsi kalsium dan merangsang pertumbuhan laktobacillus bifidus yang dikenal sebagai bakteri ”baik” di dalam saluran pencernaan manusia.

Protein dalam susu adalah kasein dan whey. Kadar protein ASI sebesar 0.9%, 60% diantaranya adalah whey, yang lebih mudah dicerna dibandingkan kasein.

Ginjal  bayi yang baru lahir belum dapat mengkonsentrasikan air kemih dengan baik, sehingga diperlukan susu dengan kadar garam dan mineral yang rendah. Asi mengandung garam dan mineral yang lebih rendah dibandingkan dengan susu sapi.

Kadar kalsium dalam susu sapi lebih tinggi dibandingkan ASI, tetapi kadar fosfornya jauh lebih tinggi, sehingga mengganggu penyerapan kalsium dan juga magnesium. SehinggaBayi yang mendapat susu sapi atau susu formula yang tidak dimodifikasi dapat menderita kejang otot karena kekurangan kalsium (hipokalsemi).

Menurunkan angka kematian  bayi

Keadaan balita di Indonesia sangat mengenaskan. Tiap 2,5 menit 1 balita di Indonesia meninggal. Artinya 430 balita setiap hari meninggal . Kalo kita ibaratkan, tiap hari terjadi kecelakaan pesawat, satu pesawat jumbo jet yang isinya  balita dan semua penumpang meninggal dunia.

Keadaan bayi (anak yang berusia di bawah 1 tahun), tak kalah tragis. Setiap jam 10 bayi meninggal. Artinya  240 bayi meninggal setiap harinya. Atau setiap enam menit satu bayi meninggal dunia.Mengerikan, bukan ?

Bagaimana menyelamatkannya ?

Penelitian di Ghana terhadap   10.947 bayi lahir antara Juli 2003 dan Juni 2004 disusui. Ternyata bila mulai menyusu dalam 1 jam pertama  22% dapat diselamatkan. Jika bayi mulai disusui sejak hari pertama 16% dapat diselamatkan. Kemungkinan kematian meningkat secara bermakna setiap hari pemulaan menyusu ditangguhkan. Namun masalahnya di Indonesia, hanya 29% Ibu yang memberi ASI, dan 17% yang menyusui ekslusif.

Mencegah kejadian maloklusi

Maloklusi adalah keadaan dimana rahang atas dan bawah tidak sejajar ketika mulut menutup.Salah satu penyebab terjadinya hal ini adalah kebiasaan lidah yang mendorong ke depan akibat menyusu dengan dot atau botol.

B. Keajaiban ASI Bagi Ibu

Mencegah perdarahan setelah melahirkan

Hisapan bayi pada payudara akan merangsang terbentuknya oksitosin. Oksitosin ini  membantu pengecilan rahim setelah melahirkan

Menurunkan resiko kanker payudara, kanker indung telur dan osteoporosis

Kasus kanker payudara pada Ibu yang menyusui lebih rendah dibandingkan dengan Ibu yang tidak menyusui. Ada suatu penelitian yang menunjukkan bahwa menyusui bayi selama 3 bulan memberi perlindungan terhadap kanker payudara sebelum menopause. Risikonya menurun 50%. Selain itu, menyusui juga melindungi Ibu dari resiko kanker indung telur.

Seorang Ibu yang menyusui, mempunyai resiko terkena osteoporosis yang lebih kecil dibandingkan dengan Ibu yang tidak menyusui. Walaupun  kadar kalsium di dalam tubuh Ibu yang menyusui memang menurun selama menyusui, tetapi mineralisasi tulang akan segera membaik setelah enam bulan penyapihan sehingga kadar kalsiumnya akan lebih tinggi dibandingkan dengan yang tidak menyusui. Subhanallah. Bahkan penelitian terbaru mengatakan, cadangan kalsium Ibu cukup untuk menyusui selama 2 tahun.

Sebuah kajian menunjukkan, wanita yang tidak pernah menyusui memiliki resiko patah tulang panggul dua kali lebih besar daripada wanita yang belum menyusui.  Menyusui selama 9 bulan untuk setiap anak dapat menurunkan risiko patah tulang panggul ¼ kali dibandingkan mereka yang tidak  menyusui. Patah tulang panggul membuat seseorang tidak bisa duduk apalagi berjalan. Dan diperlukan operasi yang sangat mahal dan rumit untuk mengobatinya.

Mengatur kehamilan

Menyusui secara eksklusif selama enam bulan bisa menjadi KB alamiah, dalam istilah kedokteran disebut LAM (Lactating Amenorrhae Methode). Hal ini disebabkan selama menyusui seorang Ibu memiliki hormon prolaktin lebih tinggi. Hormon ini berfungsi menekan sintesis (pelepasan) hormon yang merangsang pelepasan sel telur (ovum) oleh indung telur (ovarium), sehinga ovarium tidak dihasilkan dan haid tertunda. Maka, secara tidak langsung, laktasi mengatur kehamilan.

Membantu mengembalikan bentuk badan Ibu dan mencegah obesitas

Menyusui membantu tubuh untuk pulih lebih cepat setelah proses melahirkan. Homon-hormon yang dikeluarkan tubuh Ibu setiap kali Ibu menyusui akan  membantu membugarkan kembali otot-otot Ibu. Selain itu, Ibu akan mengalami penurunan berat badan yang lebih cepat jika Ibu menyusui. Karena menyusui menggunakan cadangan lemak yang tersimpan selama hamil. Pada sebuah kajian, wanita yang menyusui selama paling sedikit enam bulan mengalami penurunan rata-rata 4 kg lebih banyak dalam tahun pertama kehidupan dibandingkan wanita yang tidak menyusui.

Mengurangi depresi setelah melahirkan

Menyusui membantu Ibu relaks dan merasa tenang, begitu susu mulai mengalir, hormon-hormon di tubuh Ibu mulai mengalir. Hormon-hormon membantu Ibu untuk relaks dan menikmati proses menyusui. Selain itu menyusui menjalin bounding antara Ibu dan buah hati. Banyak wanita yang merasakan kenikmatan yang besar saat menyusui. Dan banyak juga yang  merasa bangga dan percaya diri ketika  melihat bayinya tumbuh kuat dan sehat hanya dengan meminum air susunya.

C. Keajaiban ASI Bagi keluarga

Menghemat Pengeluaran

Pemberian ASI pada bayi memiliki dua aspek ekonomis yang menguntungkan, antara lain :

Tidak memerlukan dana khusus untuk dapat memanfaatkan ASI. Sebagai rician, apabila bayi diberi ASI selama enam bulan saja, akan terjadi penghematan senilai 4,4 triliun! Nilai ini berdasarkan perhitungan bila terdapat 5 juta bayi di Indonesa yang mendapatkan susu formula sebanyak 44 kaleng susu selama 6 bulan. Itu pun dengan perkiraan harga susu per kalengnya paling murah, yaitu 20.000 rupiah.

Bayi yang diberi ASI lebih jarang menderita sakit sehingga tidak perlu mengeluarkan dana untuk berobat.

Praktis, higienis

ASI lebih mudah diperoleh dan memiliki suhu tubuh yang sesuai dengan kondisi pencernaan dalam tubuh sehingga tidak memerlukan persiapan khusus  dalam pemberiannya. Menyusui dapat diberikan kapan saja dan dimana saja. Tidak perlu botol, dot, alat sterilisasi, dan tidak memerlukan bantuan orang lain.

Memotivasi orang lain untuk menyusui

Seorang anak perempuan yang dulunya disusui, kemungkinan besar akan menyusui anaknya. Pada tahun 1990, dilakukan sebuah survey tentang pemberian makan kepada bayi di Inggris oleh Social Survey of the Office of population Censuses and Surveys . Para Wanita ditanya tentang cara yang mereka pilih untuk memberi makan bayinya serta alasannya. Hasilnya, Sejumlah 75% wanita yang disusui memilih menyusui bayi mereka. Sekitar 70 % wanita yang disusui dan diberi susu botol juga memilih untuk menyusui. Sebaliknya  hanya 48% dari wanita yang dulunya diberi susu botol yang memutuskan untuk menyusui.  Dan 74% wanita yang masih menyusui pada minggu keenam adalah wanita yang dulunya disusui.

Jika  Ibu menyusui, maka kemungkinan orang-orang di sekitar Ibu juga akan menyusui.

Sejumlah 84% wanita yang mengatakan bahwa sebagian besar teman mereka menyusui, merencanakan untuk menyusui.  Karena jika seorang wanita melihat wanita lain sedang menyusui bayinya, seringkali gambaran ini tertanam di benaknya dan mempengaruhi perasaannya mengenai cara menyusui bayinya kelak.

Jadi, perjuangan Ibu untuk tetap menyusui bisa menjadi inspirasi dan amal jariah yang akan mengalir pahalanya terus menerus, Insya Allah.

D. Keajaiban ASI Bagi Negara

Bila para Ibu menyusui anaknya, hal ini akan memberikan beberapa dampak positif bagi negara, antara lain:

Menurunkan angka kesakitan dan kematian anak

Berbagai faktor proteksi dan nutrien yang sesuai dalam ASI menjamin status gizi baik serta kesakitan dan kematian anak menurun

Mengurangi subsidi untuk rumah sakit

Biaya yang diperlukan untuk perawatan anak di rumah sakit akan berkurang, karena anak yang mendapat ASI lebih jarang dirawat di rumah sakit dibandingkan anak yang mendapat susu formula

Mengurangi devisa untuk pembelian susu formula

ASI dapat dianggap sebagai kekayaan nasional. Jika semua Ibu menyusui, diperkirakan dapat menghemat devisa sebesar 8,6 milyar yang seharusnya dipakai untuk membeli susu formula.

Meningkatkan kualitas generasi penerus bangsa

Anak yang diberi ASI insya Allah lebih cerdas, lebih soleh, sehingga kualitas generasi penerus bangsa akan terjamin




Sumber: Parenting Islami

Oleh: Perlengkapan Bayi Blessing

Mengejan Efektif Saat Bersalin Normal

0 comments
Saat akan melahirkan, ibu juga perlu tahu teknik mengejan yang tepat.

KOMPAS.com - Idealnya jika tak ada bahaya yang mengancam keselamatan ibu dan bayi, persalinan bisa dilakukan dengan cara normal. Namun, dr Ardiansjah Dara, SpOG, dari MRCCC Siloam Semanggi, mengungkapkan bahwa masih banyak perempuan yang memilih melakukan operasi Caesar dibanding persalinan normal, sekalipun mereka dinyatakan bisa melahirkan normal.

"Hal ini disebabkan oleh ketakutan mereka akan rasa sakit saat melahirkan, atau karena tidak kuat mengejan," ungkap dokter yang disapa dr Dara ini saat seminar kehamilan di MRCCC, Semanggi, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, anggapan tentang tak kuat mengejan ini sebenarnya tidak tepat. Tak kuat mengejan biasanya hanya dialami oleh bumil yang memiliki riwayat penyakit saluran pernafasan. Namun, jika tidak ada masalah pernafasan namun merasa kesulitan mengejan, kemungkinan Anda salah menerapkan teknik mengejan.

"Pada dasarnya teknik mengejan saat melahirkan sama dengan mengejan saat ingin buang air besar. Hanya saja karena prosesnya lebih lama dan tenaga yang lebih besar, Anda perlu mengikuti beberapa teknik mengejan ini agar tidak buang tenaga sia-sia," sarannya.

1. Buka mata
Mengejan membutuhkan tenaga yang sangat kuat dan koordinasi dengan seluruh otot tubuh, termasuk mata. Maka sebaiknya, jagalah mata Anda agar tetap terbuka saat sedang mengejan. Tekanan otot yang terlalu kuat dan kondisi mata yang tertutup bisa berisiko menyebabkan pecahnya pembuluh darah di mata. Akibatnya, mata akan berubah merah sampai beberapa hari setelah melahirkan.

2. Jangan berteriak
Banyak bumil beranggapan bahwa berteriak bisa membantu melegakan perasaan dan mengurangi rasa sakit. "Anggapan ini tak selamanya benar, karena berteriak justru membuat Anda lebih cepat lelah," jelasnya. Rasa lelah akan membuat Anda kehabisan tenaga untuk mengejan, sehingga proses persalinan bisa jadi lebih lama dan jadi lebih terasa sakitnya.

3. Buka mulut

Saat harus mengejan ketika buang air besar, mulut Anda pasti terbuka walau sedikit. Nah, hal ini juga harus Anda lakukan saat akan melahirkan. Bukalah mulut Anda sesering dan semampu Anda. Hal ini harus dilakukan untuk menambah asupan oksigen yang masuk ke dalam mulut sehingga nafas bisa lebih panjang.

4. Jangan angkat bokong
Ketika Anda melahirkan, dr Dara menyarankan untuk menggunakan posisi setengah duduk. Cara ini dinilai lebih efektif dan memperbesar dorongan untuk mengeluarkan bayi. "Hanya saja ketika melahirkan, sebaiknya jangan mengangkat bokong. Ketika mengejan dengan kuat, dan Anda mengangkat bokong, bisa jadi luka sobekannya mencapai anus," jelasnya.

5. Mengejanlah saat diperintah dokter

"Karena tak kuat menahan sakit dan karena prosesnya ingin cepat selesai, banyak bumil yang berusaha untuk mengejan secepatnya. Padahal ada kalanya mengejan harus tunggu waktu yang tepat. Mengejanlah saat diperintah dokter," katanya.

Mengejan di saat yang tak tepat ternyata bisa berisiko menyebabkan udem portio atau pembengkakan di rahim. Pembengkakan ini terjadi karena bibir kemaluan mengalami terlalu banyak dorongan sementara ia belum siap untuk menerima tekanan kuat. Jika pembengkakan ini sudah terjadi, maka jalan lahir normal bayi sudah tertutup. Akibatnya, mau tak mau Anda harus menjalani operasi caesar.




Sumber: Kompas

Oleh: Perlengkapan Bayi Blessing

MAKRUH MEMBEDA-BEDAKAN PEMBERIAN KEPADA ANAK

0 comments

MAKRUH MEMBEDA-BEDAKAN PEMBERIAN KEPADA ANAK

Dari An Nu’man bin Al Basyir ra., bahwa ayah Nu’man pernah
membawanya menghadap rasulullah saw., lalu berkata: “Saya
pernah memberikan kepada anakku ini seorang budak yang
dulu kepunyaanku.” Rasulullah saw., bertanya: “Apakah
masing-masing anakmu kamu beri seperti anakmu ini?” Ayah
Nu’man menjawab: “Tidak” Maka Rasulullah saw., bersabda:
“Kalau begitu tariklah kembali pemberianmu (kepada Nu’man)
itu.”

Dalam riwayat dikatakan: “Rasulullah saw., bertanya:
“Apakah kamu juga berbuat semacam ini terhadap anakmu
semua?” ayahku (Ayah Nu’man) menjawab: “Tidak”
Rasulullah saw., bersabda: “Takutlah kepada Allah dan
berbuatlah adil terhadap anak-anak kalian.” Ayahku pun
kembali, lalu mengembalikan sedekah itu.

Dalam sebuah riwayat dikatakan: “Hai Basyir, Apakah kamu
mempunyai anak lagi selain anak ini?” Ayah menjawab: “Ya”
Rasulullah saw., bertanya: “Apakah semua anakmu kamu beri
hadiah seperti ini?” Ayah menjawab: “Tidak” Rasulullah saw.,
bersabda: “Kalau begitu janganlah kamu jadikan aku sebagai
saksi, sebab aku tidak menjadi saksi perbuatan aniaya.”
Dalam riwayat lain dikatakan: “Jangan jadikan aku sebagai
saksi atas perbuatan aniaya.”

Dalam riwayat lain: “Mintalah persaksian akan hal ini kepada
orang lain selain aku.” Kemudian rasulullah saw.,
meneruskan: “Apakah menggembirakanmu, jika ketaatan
anak-anakmu kepadamu sama?” Ayah menjawab: “begitulah”
Rasulullah bersabda: “Maka jangan (mengutamakan anak
yang melebihi yang lain) kalau begitu.” (HR. Bukhari dan
Muslim)




Sumber: Parenting Islami

Oleh: Perlengkapan Bayi Blessing

Wednesday, May 15, 2013

"Larangan" Saat Memuji Anak

0 comments

KOMPAS.com - "Kita harus mengakui, anak selalu berupaya keras mendorong diri mereka dan bekerja keras untuk mencapai tujuan," kata Paul Donahue, PhD, penulis buku Parenting Without Fear: Letting Go of Worry and Focusing on What Really Matters. Jadi, "Satu hal yang perlu diingat adalah proses, bukan produk akhir."

Anak Anda mungkin bukan pemain basket terbaik di timnya. Namun jika Anda melihat ia berlatih setiap hari dan berjuang untuk bisa menjadi yang terbaik, Anda harus memuji usahanya itu, terlepas dari apakah timnya menang atau kalah.

Memuji usaha anak, bukan hasilnya, juga bisa berarti mengakui anak telah bekerja keras. Misalnya saja saat ia membersihkan halaman, memasak makan malam, atau menyelesaikan tugas pelajaran sejarahnya. Apa pun skenarionya, pujian harus diberikan berdasarkan kasus per kasus dan proporsional.

Berikut ini beberapa contoh nyata dari para ahli yang menunjukkan pujian atas prestasi anak:

* Jika anak gagal memukul bola (strike) beberapa kali selama pertandingan (softball), tapi kemudian ia berhasil menangkap bola saat permainan berlangsung, ia layak menerima pujian. Anda harus memuji ketahanan dan usahanya mendorong diri untuk mampu melalui keadaan sulit.

* Jika anak tidak begitu baik dalam pelajaran matematika, Anda bisa menyarankannya untuk terus berlatih, bukan malah memaksanya belajar matematika sambil memarahinya setiap malam. Berikan pujian pada anak ketika ia melakukan hal lain yang luar biasa.

* Putri Anda berhasil menaiki sepeda roda dua setelah ia berlatih berminggu-minggu. Berikan pujian karena ia mampu bertahan dalam latihan.

* Ketika anak berhasil melompat jauh saat sedang bermain, puji dia. Tapi jangan berlebihan karena usahanya itu hanyalah sebatas untuk bersenang-senang.

Jika anak tidak melakukan upaya khusus, jangan memujinya berlebihan atau Anda bisa tidak memujinya sama sekali. Para ahli juga menyarankan agar para orangtua tidak memuji anak dengan memberikan uang tunai.

"Saya percaya setiap orangtua memuji adalah untuk memotivasi anaknya," kata Donahue. "Jika Anda mengatakan kepada anak akan memberikannya uang jika ia mendapatkan nilai A di pelajaran matematika, anak akan melakukannya atas dasar motivasi uang, bukan karena positif ingin berhasil."

Berbeda dengan uang, Anda bisa merayakan kerja keras dan prestasi anak dengan melakukan kegiatan yang mereka sukai. Misalnya, “Pergi makan es krim atau atau menonton pertunjukan musik," kata Donahue.

(Tabloid Nova/Ester Sondang)

Baca juga:
Memuji Anak Harus Ada Takarannya
Jangan Terlalu Sering Memuji Anak
Memuji Anak Juga Ada Triknya




Sumber: Kompas

Oleh: Perlengkapan Bayi Blessing

Diet Televisi

0 comments

Diet Televisi


dr. Ariani


Akhir-akhir ini, saya sedang berkonsentrasi melakukan diet teve  untuk kedua buah hati. Masalah ini timbul ketika kami terpaksa harus menumpang di orang tua dengan berbagai pertimbangan. Di rumah neneknya, televisi terbiasa menyala hampir 24 jam sehari. bahkan ketika tidak ada yang menonton. Wuih…! Repot, kan?


Sehingga  menonton teve menjadi kebiasaan baru buah hati saya.  Dan ternyata  banyak yang mengalami masalah seperti yang saya alami. Coba simak data yang ysaya kutip dari majalah Ummi ini : Dari Penelitian UNDIP dalam menyiapkan baseline data untuk Pendidikan Media 2008 mendapati mayoritas anak-anak yang diteliti mengaku mnghabiskan waktu 3-5 jam pada hari sekolah dan 4-6 jam pada hari libur untuk menonton televisi. Bahkan beberapa dari mereka secara ekstrem mengaku menonton teve 16 jam pada hari libur!. Sebesar 72,9% anak-anak yang menjadi responden Yayasan Pengembangan Media Anak (YPMA) 2009 menonton teve selama 4,3 jam per hari. Padahal Menurut Kepala Divisi Informasi Yayasan  Kesejahteraan Anak Indonesia Bobi Guntarto menyarankan agar bayi usia 0-3 tahun tidak perlu diberi suguhan televisi. Untuk anak SD pun televisi hanya boleh ditonton sebanyak 2 jam sehari.


Jumlah jam menonton itu sendiri didukung  jumlah tayangan anak yang kian beragam di banyak stasiu  teve. Pada pekan ketiga Maret 2009 diperoleh data, total durasi program anak di semua teve swasta adalah 125 jam. Namun ternyata, 6 % anak-anak menonton  komedi situasi dan 5,9% menonton sinetron remaja. Bahkan AGB Nielsen (2008) menemukan, bahwa top 10 program yang ditonton anak-anak  5 tahun ke atas adalah reality show seperti termehek-mehek dan Me vs Mom.


Kenapa ya, anak  suka menonton TV?


Menurut Rubin, seorang peneliti media, sejumlah motivasi bagi anak dan remaja menonton teve :

Relaksasi. Bagi banyak anak, menonton membuat mereka rileks dan santa.Menjadi teman. Menonton teve ibarat teman yang membuat  anak tidak merasa kesepian.Karena kebiasaan. Saking seringnya dilakukan, menonton teve bisa menjadi kebiasaan. Apalagi kalau tidak ada aturan menonton teve di rumah.Menghabiskan waktu. Banyak anak yang akhirnya lari ke teve karena tidak punya kegiatan lain yang harus dilakukan. Banyaknya waktu luang membuat mereka menonton teve.Untuk interaksi sosial. Menonton teve bisa menjadi kegiatan bersama dengan teman-temannya. selain itu menonton teve bisa menjadi bahan obrolan yang me ngasyikan dengan teman dan sahabat.Mendapatkan informasi. Teve dianggap dapat memberikan info mengenai hal-hal baru dan kejadian di sekeliling mereka.Seru, menarik dan semangat. Bagi banyak anak, menonton teve itu seru, menarik dan  membangkitkan semangat. Pernah melihat anak-anak terpaku menyaksikan film animasi avatar atau naruto?. Bagi mereka tontonan seperti ini  seru dan membuat semangat.Melarikan diri (escape). Melepaskan diri dari kewajiban, keluarga atau hal yang tidak ingin dikerjakannya.Hiburan. Televisi adalah hiburan yang murah meriah, mudah di dapat di mana saja.

Kenapa harus Diet?


Banyaknya tontonan kekerasan dan supranatural


Hendriyani dkk (2009) menemukan bahwa program anak-anak yang tersedia mulai pukul 04.30-20.00 WIB adalah program import yang berkategori animasi. Yang temanya sebagian besar kekerasan dan supranatural. Adegan kekerasan berpotensi menbuat anak meniru kekerasan serupa. Mungkin masih segar dalam ingatan kita kasus meninggalnya Reza Ikhsan Fadilah (9) tahun tewas setelah diplintir ketiga temannya yang meniru adegan Smackdown, beberapa waktu yang lalu.


Ada yang lebih leboh lagi. Pada tahun 1999 Amerika Digemparkan dengan peristiwa penyandraan sebuah sekolah menengah di Kota Littleton selama 5 jam. Penyanderaan dilakukan oleh 2 orang siswa sekolah tersebut. Tidak main-main, penyanderaan dilakukan dengan memakai senjata api. Tragedi berdarah ini menelan korban tewas 12 orang dan seorang guru serta mencederai 23 orang. Penyaderaan berakhir dengan bunuh diri 2 orang penyadera tersebut dengan cara menembak diri mereka sendiri.


Setelah diselidiki, ternyata motif mereka melakukan hal tersebut semata demi membayangkan diri mereka tengah berada dalam cerita serupa dalam video yang mereka tonton.Tragis!


Hati-hati juga dengan tayangan berita kriminal  di televisi, hal ini dapat mengganggu pola pikir anak. Misalnya berita poembunuhan atau bunuh diri dengan memperlihatkan kondisi mayat  yang mengenaskan. Anak-anak bisa jadi terinspirasi dan meniru bentuk penyelesaian masalah yan dilihat dari televisi, tanpa mempertimbangkan dampaknya.


Sedangkan tayangan supranatural berpotensi syirik ayang akan mengotori akidah ank-anak kita. Anak akan terpesona dengan kekuatan benda gaib, tokoh jagoan dan melupakan kekuasaan Allah.


Banyak yang tidak bermutu


Sebagian besar data yang disajikan  stasiun teve adalah data yang tidak berguna (data smog, istilah David Shenk ). Yang tidak akan dapat memberi manfaat untu buah hati kita.


Mengganggu interaksi sosial


Anak yang sudah kecanduan teve, cenderung malas untuk  berinteraksi sosial dan menjadi pasif. Interaksi denngan teman dan keluarga digantikan dengan keasyikan menonton suguhan di layar kaca. Begitu pula kesempatan mengembangkan minat akan hilang, sebab minatnya hanya tertuju pada teve. Hal ini tentu tidak baik terhadap  perkembangan soisl, motorik maupun emosionalnya. Anak akan lebih sulit bekerjasama, mengendalikan emosinya. Selain itu anak dapat mengalami gangguan tidur karena hal-hal seram yang sering terlihat dalam film-film mistik ataupun horor tampak nyata bagi mereka.


Ada temuan yang menarik dari Hasil Temuan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) terhadap film-film kartun. Film yang mengusung tema kepahlawanan ternyata lebih banbyak mengandung adegan antisosial (63,5%) daripada prososial (36,4%)


’Coach Potato Problem’


Duduk berlama-lam amenonton  menyebabkan kegiatan fisik anak-anak berkurang. Dan jika nonton dilakukan sambil ngemil, dapat timbul gangguan ’Coach Potato Problem’ atau kegemukan. Istilah ini menggambarkan postur tubuh anak yang seperti kentang duduk. Bentuk tubuh ini dapat mengganggu pengembangan motorik kasak dan motorik halusnya.


Dapat menyebabkan gangguan fisik


Pada beberapa kasus di  jepang, sejumlah film kartun atau games-Karena komposisi gambar dan warna serta adegannya-menimbulkan kejang-kejang atau sawan pada anak. Gangguan inimuncul karena memang tayangan itu langsung berhubungan dengan mata dan saraf.


KECANDUAN TV


Hati – hati jika anak :

Kegiatannya hanya menonton TV, melakukan segala sesuatu sambil menonton TVMalas bergerakMalas melakukan kegiatan lain yang dulu sangat diminatiMalas berinteraksi, menarik diri dari pergaulanSelalu membicarakan segala sesuatu yang berkaitan dengan tontonannyaMenjadi mudah marah dan sensitif ketika diminta berhenti menontonBelajar terganggu, malas mengerjakan PR dan sulit memusatka perhatian

karena jika ada gejala-gejala di atas  berarti anak kita sudah tergantung TV. hal ini tentu kan menggangu pula akademisnya. Nauzubillah


Diet TV, yuk!


Fakta-fakta di atas semakin mebuat saya miris, dan mendorong saya untuk menjalankan berbagai program diet TV.


Mulai dari diri sendiri


Keteladanan akan membekas pada diri anak kita. Jadi ketika saya ingin melakukan diet TV pada anak-anak kita, saya memulai dari diri saya sendiri.  Karena kalau anak sering melihat kita menonton televisi, anak pun akan meniru kebiasaan kita


Jika memungkinkan, diskusikan bahaya TV untuk anak dengan orang-orang di rumah.


Hal ini akan menyamakan pandangan tentang TV dan lebih jauhnya mendukung program diet TV Walaupun hal ini tidak mudah, karena  yang saya hadapi adalah orang tua. Dan terlebih, kami nebeng di sana. Kesamaan nilai akan mempengaruhi keberhasilan program ini. Jika kita ketat terhadap televisi, tapi yang lain tidak, sulit untuk berhasil


Membuat aturan menonton TV


Termasuk waktu menonton, jenis, tontonan dan lamanya menonton. menonton TV bisa dijadikan reward and funisment atas perilaku baik atau kedisiplinan anak. Misalnya boleh nonton TV kalau sudah mandi dan makan.. Sebaliknya,jam menonton  dikurangi jika anak sulit mandi atau makan


Pendampingan ketika menonton TV


Selain menciptakan kebersamaan, pendampingan kita untuk menonton TV adalah kesempatan untuk mengklarifikasi hal yang tidak tepat, atau menerangkan hal yang belum jelas untuk anak.


Beralih ke TV kabel atau nonton DVD


Saya sempat terhenyak melihat iklan sebuah minuman ringan yang penuh adegan pornoaksi, dan  serba permisif. Ditambah lagi durasinya sangat lama. Saking lamanya, saya kira video klip. Dan yang paling tragis, iklan itu diputar ketika jam tayang film anak. Jenis film mungkin masih bisa kita seleksi, tapi hati-hati dengan tayangan iklan yang tidak bisa kita seleksi. Hal ini membuat saya lebih tenang membiarkan anak-anak menonton DVD daripada menonton tayangan televisi, walaupun  film yang diputar di TV itu sama dengan yang di DVD.


Membuat sebanyak-banyaknya alternatif kegiatan


Akan lebih mudah ketika kita membuat jadwal harian anak-anak, beserta berbagai kegiatan yang menarik seperti bersepeda, membersihkan kamar, memberi makan hewan peliharaan dan lain-lain. Selain mencegah anak-anak dari menonton televisi, hal ini menyenangkan dan bernilai edukatif bagi anak. Jadwal ini sangat membantu, terlebih ketika  kita sedang mendelegasikan pengawasan anak pada orang lain, ketikabkita harus beraktivitas ke luar rumah


Menciptakan nuansa spiritual di rumah


Suasana spiritual yang kenal akan membangun akidah dan moral anak. Yang dapat mengcounter pengaruh TV yang tidak baik.


Misalnya dengan membiasakan shalat tepat waktu dengan mengajak anak, ketika adzan TV dimatikan, dan mengaji pada waktu-waktu tertentu. Menceritakan kisah-kisah yang mengandung nilai moral dan spiritual.


Ayah, Bunda, Semoga Allah memudahkan program diet TV kita semua.. Amien


dr. Ariani


Sumber: Parenting Islami

Oleh: Perlengkapan Bayi Blessing

Agar Bisa Jadi Teman untuk Anak

0 comments
KOMPAS.com - Memasuki usia remaja, anak biasanya akan fokus pada keinginan untuk diterima dalam pergaulannya. Pada masa-masa itu, anak menjadi kurang dekat dengan orangtua, karena sibuk dengan dunia mereka sendiri. Untuk urusan percintaan, biasanya mereka juga akan menyembunyikannya dari orangtuanya.
Hal utama yang harus Anda lakukan dalam menghadapi masa remaja anak yang mulai sering sembunyi-sembunyi, adalah tidak membuat anak parno
dengan ucapan-ucapan yang menakuti. Misalnya ketika melihat sang anak menyembunyikan sesuatu di gadget-nya, Anda langsung menginterograsi atau menakut-nakuti anak untuk mencegahnya melakukan hal tersebut.
"Cara seperti itu justru tidak bagus, karena bukan membuat anak dekat dengan Anda, justru membuatnya menjauh," ujar psikolog keluarga Roslina Verauli, MPsi, saat media sharing
bersama Intel di Bistronomy, Jakarta, Selasa (30/4/2013) lalu.
Roslina pun menjabarkan beberapa langkah untuk menciptakan hubungan mesra dengan si remaja, agar mereka lebih terbuka dengan Anda:
* Lakukan proses pendekatan dengan anak, sama seperti Anda sedang pendekatan dengan pacar dahulu.
* Duduklah bersama anak di sebelahnya untuk menciptakan komunikasi hangat dengan anak. Kedekatan fisik akan menciptakan keintiman pada anak yang akan membuatnya terbuka pada Anda.
* Ketika komunikasi antara Anda berdua sudah baik, lalu bersiaplah untuk menjadi pendengar. Ketika anak sudah merasa nyaman, ia akan bercerita pada Anda dengan sendirinya. Banyak-banyaklah bertanya pada anak mengenai teman-temannya, dan hal-hal yang disuka dan tidak disukainya, tanpa memberi penilaian lebih dulu. Dengan demikian anak tahu bahwa orangtuanya mau mendengarkan.



Sumber: Kompas

Oleh: Perlengkapan Bayi Blessing

Jika Anak Tak Bisa Lepas dari Benda Kesayangannya

0 comments

KOMPAS.com - Pernahkah si kecil menangis tak henti-hentinya ketika benda kesayangannya lepas dari tangannya, entah itu bantal kecilnya atau gadget. Bila iya, selidiki apa yang menyebabkan itu semua.

Menurut psikolog Roslina Verauli, MPsi, hal tersebut dapat disebabkan karena anak merasa tidak dekat dengan orangtua, sehingga ia memang mengalihkan perhatiannya kepada benda lain.

"Dia merasa benda tersebut sebagai teman dekatnya, dan jika hilang atau diambil, dia akan merasa gelisah," paparnya saat media sharing bersama Intel Indonesia di Bistronomy, Jakarta, Selasa (30/4/2013) lalu.

Maka dari itu, ia menambahkan, berikan anak-anak kebutuhan yang sesuai dengan umurnya. Bila barang yang sedang ia gemari berbentuk gadget, orangtua pun harus mengatur seberapa besar kebutuhan anak terhadap perangkat tersebut.

Selain itu, Anda pun harus mengamati apa yang membuat anak merasa dekat dengan benda itu sendiri. Pola pengasuhan yang Anda terapkan juga dapat menjadi penyebab kurang dekatnya anak pada Anda, sehingga ia beralih pada benda lain.

"Itu sendiri akan menjawab mengapa anak tidak bisa lepas dari bendanya. Dan terakhir, lihat apa ada kemungkinan gangguan pada anak atau tidak," tutupnya.




Sumber: Kompas

Oleh: Perlengkapan Bayi Blessing

Tuesday, May 14, 2013

Ibu Menyusui Tidak Perlu Pantang Makanan

0 comments
 Ibu menyusui tak perlu pantang makanan tertentu.

KOMPAS.com - Selama masa menyusui eksklusif, banyak ibu yang menghindari makanan tertentu karena khawatir akan efeknya terhadap bayi. Hal ini mungkin dapat menyiksa, karena sebagian ibu "terpaksa" puasa menyantap makanan favoritnya, misalnya saja makanan yang bercita rasa pedas. Mereka takut bila nekat memakannya, bayi akan jadi rewel atau mengalami diare. Pemikirannya, bukankah apa yang kita makan nantinya akan diolah menjadi ASI dan dikonsumsi bayi?


Ternyata, menurut Gina Neill, ahli diet dari Loyola University Health System, anggapan ini tidak sepenuhnya benar.


"Belum ada bukti ilmiah yang mendukung asumsi bahwa makanan atau minuman tertentu bisa membuat bayi jadi rewel atau sakit," kata Neill. Menurutnya, salah satu alasan wanita berhenti menyusui adalah karena mereka pikir mereka harus mengikuti aturan makan yang sangat ketat. Namun, sebenarnya para ibu menyusui tidak butuh menu khusus.


Yang perlu Anda ketahui adalah beberapa aturan penting berikut ini:
* Selektif saat konsumsi ikan. Meski baik untuk kesehatan, para ibu menyusui harus tahu jenis ikan yang sebaiknya dihindari, yaitu ikan hiu, swordfish (todak), makarel, dan tilefish. Sebab, jenis ikan ini tinggi kandungan merkurinya. Namun, mengingat ikan adalah pangan yang tinggi Omega-3, sebaiknya tidak disingkirkan selama menyusui. Anda bisa makan ikan yang kandungan merkurinya lebih rendah, seperti ikan salmon, sardin, ikan kembung, dan ikan air tawar.


* Masih boleh minum kopi. Sebagian besar ibu menyusui masih boleh minum minuman mengandung kafein, seperti kopi atau teh. The American Academy of Pediatrics memberi batasan hingga dua atau tiga cangkir minuman berkafein seharinya. Namun, perhatikan juga reaksi bayi Anda setelah Anda minum kopi atau teh. Bila dia terlihat mudah rewel dan sulit tidur, mungkin itu karena bayi Anda sensitif terhadap kafein. Hal ini akan berkurang sejalan dengan pertambahan usianya.


* Makan pedas? Silakan saja. Mungkin Anda pernah dengar bayi akan sering buang angin dan rewel setelah ibunya mengonsumsi makanan yang mengandung jeruk, bawang putih, cokelat, atau bumbu yang sifatnya pedas. Ternyata, perilaku ini belum tentu berhubungan dengan asupan makanan. Bahkan ketika seorang bayi bereaksi terhadap makanan yang dikonsumsi ibunya, jenis makanan itu akan berbeda pada setiap bayi.


Jadi, bila bayi teman Anda langsung diare karena ibunya makan yang pedas-pedas, bukan berarti bayi Anda akan menunjukkan reaksi yang sama. Lebih baik beri perhatian penuh terhadap apa yang Anda makan, dan apakah anak akan memberi reaksi negatif atau baik-baik saja.


Bila ternyata bayi mengidap alergi terhadap jenis makanan tertentu, tanda-tanda yang muncul adalah ruam di kulit atau ada darah dalam kotorannya. Ini biasanya terjadi saat berusia dua hingga enam minggu, tapi mungkin juga terjadi lebih dini. Jika Anda khawatir bayi mengalami alergi, segera berkonsultasi dengan dokter anak.


Sumber: Kompas

Oleh: Perlengkapan Bayi Blessing

Tes Analisis Sperma, Buat Apa Sih?

0 comments

KOMPAS.com - Ketika kehamilan tak kunjung tiba, Anda berdua pasti akan diminta melakukan pemeriksaan kesuburan (infertilitas) oleh dokter. Tes ini tidak hanya harus dilakukan kaum perempuan, tetapi juga kaum laki-laki. Tes laboratorium yang berhubungan dengan infertilitas yang dilakukan pada suami adalah analisis sperma. Tes ini bertujuan untuk mengetahui:


1. Bentuk dan gerakan sperma yang sekiranya tidak sempurna
Sperma harus berbentuk sempurna serta dapat bergerak cepat dan akurat menuju ke sel telur dan melakukan pembuahan. Bila bentuk dan strukturnya (morfologi) tidak normal atau gerakannya (motilitas) tidak sempurna, sperma tidak dapat mencapai atau menembus sel telur.


2. Konsentrasi sperma
Konsentrasi sperma yang normal adalah 20 juta sel/ml semen atau lebih. Jumlah 10 juta sel/ml atau kurang menunjukkan konsentrasi sel yang rendah (kurang subur). Sedangkan, jumlah 40 juta sperma/ml atau lebih berarti sangat subur. Sebetulnya, jarang kejadian pria sama sekali tidak memproduksi sperma. Kurangnya konsentrasi sperma ini dapat disebabkan oleh terjebaknya testis dalam lingkungan yang panas. Lingkungan itu terbentuk jika suami selalu memakai celana ketat, terlalu sering berejakulasi (hiperseks), merokok, sering minum alkohol, dan kelelahan.


3. Ada atau tidak semen
Semen adalah cairan yang mengantarkan sperma dari penis menuju vagina. Bila tidak ada semen maka sperma tidak terangkut (tidak ada ejakulasi). Kondisi ini biasanya disebabkan penyakit atau kecelakaan yang memengaruhi tulang belakang pria.


4. Kondisi hormon testosteron
Kekurangan hormon ini dapat memengaruhi kemampuan testis dalam memproduksi sel sperma.


5. Kelainan genetik
Dalam kelainan genetik yang disebut sindroma Klinefelter, seorang pria memiliki dua kromosom X dan satu kromosom Y, bukannya satu X dan satu Y. Hal ini menyebabkan pertumbuhan abnormal pada testis sehingga sedikit atau sama sekali tidak memproduksi sperma.


6. Ada atau tidak ada infeksi
Infeksi dapat memengaruhi motilitas (gerak) sperma untuk sementara. Penyakit menular seksual seperti klamidia dan gonore pun sering menyebabkan infertilitas akibat jaringan bekas luka (skar) memblokir jalannya sperma.


7. Ada atau tidak ada antibodi pembunuh sperma
Antibodi yang membunuh atau melemahkan sperma biasanya terbentuk setelah suami menjalani vasektomi. Keberadaan antibodi ini menyulitkan kemungkinan terjadinya kehamilan setelah vasektomi dicabut.


8. Mendeteksi kemungkinan kanker
Kanker testis berpengaruh langsung terhadap kemampuan suami memproduksi dan menyimpan sel sperma. Penyakit ini paling sering terjadi pada pria usia 18 dan 32 tahun. Pemeriksaan-pemeriksaan yang dilakukan disesuaikan dengan kemampuan pasien, mengingat biayanya yang tidak sedikit. Dari sekian banyak pemeriksaan yang ditawarkan, paling tidak ada tiga yang diprioritaskan. Yaitu pemeriksaan yang terkait dengan sperma, saluran telur dan adanya perteluran yang baik.



Sumber: Kompas

Oleh: Perlengkapan Bayi Blessing

Monday, May 13, 2013

Ingin Memprediksi Tinggi Badan Anak?

0 comments

KOMPAS.com - Sebagian besar orangtua pasti menginginkan anaknya punya tubuh yang tinggi semampai. Namun faktor genetik tentu lebih menentukan apakah anak akan tumbuh sedang-sedang saja atau tinggi. Apalagi kalau Anda dan pasangan tak memiliki tinggi tubuh di atas rata-rata. Tak heran, banyak perempuan yang mencari pria-pria bertubuh tinggi untuk "memperbaiki keturunan".

"Tinggi tubuh anak memang bisa diprediksi melalui tinggi tubuh Anda dan pasangan. Ada perhitungan mudah yang bisa diaplikasikan untuk memperkirakan tinggi badan anak," ungkap dr Tatang Puspanjono, SpA, dokter spesialis anak dari MRCCC Siloam Semanggi Hospital, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

Perhitungan tinggi badan yang digunakan ini berbeda untuk anak laki-laki dan perempuan. Hal ini disebabkan karena ada perbedaan genetik tiap jenis kelamin, meskipun ada kemungkinan perempuan lebih tinggi daripada laki-laki, atau sebaliknya.

Untuk menghitung tinggi badan anak laki-laki, Anda bisa menggunakan rumus:

Laki-laki:       Tinggi tubuh ayah + tinggi tubuh ibu
______________________________  + 13  +/-  8,5 cm

                                         2

Perempuan :       Tinggi tubuh ayah + tinggi tubuh ibu
_______________________________ - 13  +/-  8,5 cm
2

Melalui perhitungan ini, Anda akan mendapatkan dua angka tinggi badan karena adanya perhitungan plus dan minus. Namun, angka ini merupakan prediksi tinggi badan tertinggi dan terendah yang dimiliki anak.

Misalnya, jika ayah memiliki tinggi tubuh 175 cm, dan ibu 165 cm, maka kemungkinan tinggi tubuh anak laki-laki yang tertinggi adalah (175 + 165 : 2) +13 + 8,5 = 191,5 cm. Sedangkan kemungkinan tinggi tubuh terendahnya adalah (175 + 165 : 2) +13 - 8,5 = 174,5 cm.




Sumber: Kompas

Oleh: Perlengkapan Bayi Blessing

7 Cara Memaksimalkan Teknologi pada Anak

0 comments
KOMPAS.com - Di sebagian negara berkembang dan maju, banyak anak sudah bersentuhan dengan teknologi dan internet sejak masih berusia dua tahun. Akan tetapi, banyak orangtua yang belum sepenuhnya memahami cara terbaik untuk mengajarkan si buah hati tentang cara memanfaatkan teknologi yang benar.
Dalam kesempatan sharing
bersama Intel Indonesia mengenai "Anak dan Teknologi" beberapa waktu lalu, dipaparkan tujuh cara untuk membantu orangtua memperkenalkan teknologi dengan bijak pada anak, dan memanfaatkannya dengan semestinya:
1. Alokasikan waktu untuk bermain teknologi. Sama halnya dengan kegiatan membaca dan bermain di luar rumah, teknologi merupakan sarana pendidikan dan hiburan yang baik bagi anak dan orangtua. Memasukkan kegiatan bermain teknologi dalam rutinitas harian akan mengajarkan anak cara baru untuk belajar dan berinteraksi.
2. Variasi adalah kuncinya. Penting rasanya untuk memberikan wawasan yang luas bagi anak Anda. Aplikasi komputer adalah cara yang sangat baik untuk melatih si kecil belajar aktif. Gunakan secara bergantian permainan, buku, dan aplikasi ketika Anda bermain dengan si kecil untuk membantu perkembangan dan meningkatkan pengalaman mereka. Ingat, aktivitas ini perlu ditemani oleh Anda.
3. Rangsangan kognitif. Saat menceritakan sebuah dongeng untuk anak, lakukan dengan nyanyian atau gerakan. Dengan begitu secara tidak langsung meningkatkan kemampuan mereka untuk berpikir dan memproses informasi. Jenis rangsangan seperti ini akan mengasah kreativitasnya, kemampuan untuk memecahkan masalah, dan mengambil keputusan secara dinamis. Rangsanglah mereka!
4. Lakukan semua dalam porsi yang tepat. Adanya teknologi memang dapat mempermudah segala hal, bahkan sebagai alat stimulasi pembelajaran. Akan tetapi, lakukan segalanya dalam porsi yang tepat. Anak-anak tetap harus meluangkan waktu untuk membaca buku "fisik", dan bermain di luar ruangan. Segala sesuatu yang berlebihan akan menghasilkan sesuatu yang buruk. Lakukan semuanya dengan seimbang.
5. Pahami dasar-dasar teknologi. Sebagai orangtua dari anak-anak generasi digital, sangat penting untuk tidak ketinggalan dalam perkembangan kemajuan teknologi. Jika Anda telah mengetahui, maka Anda dapat bersama-sama menjadikan hal tersebut sebagai proses belajar bersama mereka.

6. Tingkatkan kemampuan motorik mereka.
Menekan tombol, menyentuh layar, dan menggerakkan mouse
atau keypad, dapat memberikan si kecil pengalaman sejenis dengan ketika mereka melukis dengan jari, menggambar, atau mencoret-coret. Gerakan motorik ini juga menajamkan koordinasi mata dan tangan, dan kegiatan ini berguna untuk aktivitasnya di masa yang akan datang.
7. Sembunyikan. Ketika waktu bermain komputer sudah habis, pastikan Anda menyimpan perangkat teknologi secara aman dan jauh dari tangan si kecil. Bila si kecil menangis, maka berikan pengertian untuknya, atau alihkan pada permainan "fisik" lainnya.



Sumber: Kompas

Oleh: Perlengkapan Bayi Blessing

Sunday, May 12, 2013

Mengapa Anak Harus Kenal Teknologi Sejak Dini?

0 comments
Kalau keluarga Anda kaya akan teknologi, maka anak pun perlu dikenalkan teknologi sejak dini.
KOMPAS.com - Produk-produk gadget
dan alat komunikasi lain sudah menjadi benda wajib dalam kehidupan keluarga. Orangtua pun tak ragu membekali anak dengan berbagai perangkat komunikasi, seperti smartphone atau komputer tablet. Namun, sebenarnya di usia berapa sih anak dapat dikenalkan pada teknologi?
Menurut psikolog Roslina Verauli, MPsi, kapan tepatnya anak bisa dikenalkan dengan teknologi, semua tergantung pada lingkungan sekitarnya. Kalau keluarga Anda kaya akan teknologi, maka anak pun perlu dikenalkan teknologi sejak dini.
"Jika Anda sudah menggunakan teknologi di rumah, mau tak mau anak juga akan bertanya mengenai hal tersebut. Dan, pada saat itulah Anda harus mengenalkan teknologi padanya. Namun, dengan batasan dan aturan yang sesuai," ujarnya, saat media sharing
bersama Intel di Bistronomy, Jakarta, Selasa (30/4/2013). Sebaliknya jika Anda tidak kenal teknologi, maka Anda tidak perlu mengenalkan teknologi.
Jika anak telah dikenalkan dengan teknologi, anak akan menjadi individu yang kompeten dan mandiri. Yang dimaksud dengan mandiri, yaitu anak tidak akan lagi tergantung dengan orang sekitar. Bahkan, anak sudah mandiri pada usia tiga tahun.
"Maksud mandiri itu adalah sudah bisa pakai baju sendiri, mandi sendiri, dan sudah bisa tidur sendiri. Dan saat usia empat tahun sudah total mandiri karena tidak lagi tergantung pada orang-orang dewasa," paparnya.
Menurut sebuah riset pada tahun 1998, anak pra-sekolah dengan akses komputer cenderung memiliki pengetahuan umum dan kemampuan bahasa yang baik. Penggunaan komputer juga berhubungan dengan peningkatan prestasi akademis pada anak usia sekolah. Karena, teknologi sebenarnya memberi banyak manfaat untuk anak, seperti:
* Untuk anak usia 3-6 tahun, mereka akan terlengkapi dengan ruang belajar, yaitu menggambar dan mendesain. Dari sisi hiburan, penggunaan games, video, atau musik, akan menjadi ruang bagi anak untuk belajar secara lisan mengasah motorik dan panca inderanya.
* Untuk anak usia 6 tahun ke atas, mereka dapat menggunakan komputer untuk mengerjakan tugas-tugas sekolah. Mereka juga akan belajar untuk menggunakan email, dan berbagai aplikasi chatting
yang juga dapat meningkatkan verbal skill anak.
"Jadi, Anda tidak perlu takut apabila ingin memperkenalkan teknologi pada anak. Karena, kebutuhan teknologi menjadi bahan pembelajaran bagi mereka agar lebih terasah kemampuannya," tutupnya.
Orangtua tak perlu takut anak hanya akan terpaku pada gadget-
nya atau mengalami kecanduan yang membuat mereka malas belajar. Semuanya tergantung pada cara Anda memperkenalkan anak pada teknologi, dan seberapa butuh mereka terhadap teknologi.


Sumber: Kompas

Oleh: Perlengkapan Bayi Blessing

 

Perlengkapan Bayi Blessing Copyright 2008 All Rights Reserved Baby Blog Designed by Ipiet | All Image Presented by Tadpole's Notez